WartaLive.co.id – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberikan layanan perlindungan dan bantuan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan risiko usaha bagi pelaku UMKM di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (10/12/2025).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketangguhan pelaku UMKM agar mampu menghadapi risiko lingkungan serta dinamika ekonomi pascabencana.
Dalam kunjungan kerjanya ke Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (4/12/2025), Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menyampaikan empati kepada para pelaku usaha sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan pendampingan dan penguatan kapasitas UMKM di daerah terdampak.
Baca Juga : USU Gerak Cepat Data Mahasiswa Terdampak Banjir
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay, Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution, dan Komisaris Utama PT PNM Dradjad Hari Wibowo, turut hadir dalam acara tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan empati dan harapan kepada masyarakat Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh atas situasi yang tengah dihadapi, sekaligus mengajak semua pihak meningkatkan kewaspadaan bersama.
Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bertujuan memberikan layanan langsung kepada pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi risiko lingkungan dan tantangan usaha di masa mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, Kementerian UMKM bekerja sama dengan PT PNM, Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara, serta sejumlah pihak terkait untuk memastikan akses layanan, pendampingan, dan bantuan dapat tersalurkan secara tepat dan efektif kepada para pelaku UMKM.
Program kerja sama ini menitikberatkan pada perluasan akses layanan, penguatan pendampingan, serta distribusi bantuan yang lebih terarah bagi pelaku UMKM yang terdampak maupun berisiko terdampak bencana.
Menteri Maman menyampaikan bahwa ketangguhan usaha tidak hanya ditentukan oleh kecepatan penanganan, tetapi juga oleh kesiapan membangun dasar usaha yang berkelanjutan.
Kehadiran rombongan disambut antusias masyarakat. Warga tampak memadati lokasi penyerahan bantuan. Sejumlah warga mengaku sangat terbantu, terutama karena kehilangan sumber penghasilan akibat bencana.
Lihat Juga : Mualem Teteskan Air Mata, Sebut Aceh Seperti Alami “Tsunami Kedua”
Seorang warga kawasan Muara mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah. Ia berharap perbaikan infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang rusak dapat segera dilakukan agar aktivitas warga kembali normal.
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. Menurut pemerintah daerah, kunjungan para pejabat negara tersebut menjadi motivasi besar bagi masyarakat dan aparatur untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.(Sry)

