Tuesday, October 13, 2026

Ketika Polisi Diperiksa Polisi, Upaya Menjaga Integritas Menuju Profesionalisme

Baca Juga

Wartalive.co.id – Di lapangan apel Mapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), terlihat jejeran personil Polres membentuk barisan rapi dengan seragam lengkap sesuai dengan Satuan Fungsi (Satfung) masing-masing untuk mengikuti apel pagi, Kamis (9/10/2025).

Di depan mereka, berdiri seorang perwira penengah demgan jabatan Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Provos Bidang Provesi dan Pengamanan (Bid Propam) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) AKBP Mustafa Nasution, untuk melakukan kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktiblin)

- Advertisement -

Kegiatan Gaktiblin di Polres Tapsel ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tapi menjadi cerminan kesungguhan Polri untuk menegakkan disiplin dari dalam dan memastikan, setiap anggota adalah teladan bagi masyarakat yang dilayani

Baca Juga : Penuh Haru, Kantah Padangsidimpuan Lepas Tiga Pejabatnya ke Tempat Tugas Baru

Pemeriksaan yang dilakukan mulai dari peneriksaan administrasi hingga tes urine, dari ruang tahanan hingga gudang senjata, semua menunjukkan hal yang sama, bahwa profesionalisme harus lahir dari ketertiban dan kepercayaan publik hanya bisa tumbuh dari kedisiplinan.

Dari halaman Mapolres Tapsel dan penuh semangat, pembaruan tersebut, terasa nyata, sebuah langkah kecil untuk menjaga nama besar Polri tetap tegak di mata masyarakat.

Di hadapan ratusan personil Polres Tapsel, AKBP Mustafa menyampaikan pesan yang menggugah. “ Disiplin bukan sekadar kewajiban formal, tapi identitas moral seorang anggota Polri, ” tegas AKBP Mustafa

Kalimat itu juga seolah menegaskan makna mendalam dari kegiatan yang berlangsung pagi itu, bahwa di balik pemeriksaan kartu tanda anggota, surat izin senjata, hingga tes urine, tersimpan semangat besar untuk menjaga marwah dan kehormatan institusi Polri.

Usai apel, tim Bid Propam Polda Sumut langsung bergerak. Satu per satu personel diperiksa kelengkapan identitasnya mulai dari KTA Polri, KTP, SIM dinas, hingga kartu izin senjata api.

Tak ada yang luput dari pengecekan. Pemeriksasn ini, bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan setiap anggota siap secara administrasi dan mental dalam melayani masyarakat.

Bagi personel yang memegang senjata dinas, pemeriksaan dilakukan lebih ketat. Surat izin, masa berlaku, hingga kondisi fisik senjata diperiksa dengan cermat.

“ Ini bagian dari tanggung jawab profesional, memastikan senjata digunakan sebagaimana mestinya, ” ujar salah satu anggota tim Propam.

Di waktu bersamaan, Bid Dokkes Polda Sumut melakukan tes urine acak terhadap sejumlah personel. Hasilnya menenangkan, seluruh anggota yang di tes urine dinyatakan negatif narkoba. Sebuah kabar baik yang menegaskan komitmen Polres Tapsel dalam perang melawan narkoba, termasuk di lingkungan internal sendiri.

“ Tes urine ini bukan formalitas, tapi ini bukti bahwa Polri berkomitmen menjaga kepercayaan publik dari dalam dirinya sendiri, ” tuturnya

Tak berhenti di pemeriksaan personel, tim Propam juga menyambangi ruang tahanan Polres Tapsel. Setiap sudut diperiksa, mulai dari kebersihan ruang, keamanan pintu dan terali, hingga jumlah dan kondisi tahanan.

Semua dilakukan untuk memastikan standar pelayanan dan keamanan berjalan sesuai prosedur, tanpa melupakan aspek hak asasi manusia.

Di gudang senjata, tim melakukan pencatatan ulang keluar-masuk senjata dan amunisi. Kegiatan ini terlihat teknis, tapi sesungguhnya sarat nilai guna memastikan setiap peluru tercatat, setiap senjata aman dari penyalahgunaan.

Meski bernuansa pemeriksaan, suasana kegiatan Gaktiblin jauh dari tegang. Justru terasa sebagai ruang pembinaan dan refleksi.

Waka Polres Tapsel, Kompol Muslim Amin, yang memimpin apel bersama, menegaskan, kegiatan ini bukan bentuk penindakan, melainkan upaya pembinaan menuju profesionalisme.

“ Gaktiblin bukanlah hukuman. Ini langkah pembinaan agar anggota tetap berada di jalur yang benar, disiplin, humanis dan patuh pada etika profesi, ” kata Waka Polres

Ia juga menegaskan, kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat internal Polres Tapsel agar terus berbenah.

“ Kita juga berkomitmen untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat. Disiplin dan etika adalah dasar utama mewujudkan Polri yang Presisi, ” ungkapnya.

Kasi Humas Polres Tapsel Ipda Lusa Siregar yang turut menjalani pemeriksaan mengaku kegiatan Gaktiblin seperti ini menjadi pengingat penting bagi setiap personil, sekaligus mempererat koordinasi internal.

Lihat Juga : Bupati Gus Irawan Dorong Kolaborasi Sukseskan MBG

” Kadang kami terlalu fokus di lapangan, sampai lupa hal-hal kecil seperti kelengkapan administrasi. Pemeriksaan seperti ini memang perlu, supaya kami tetap tertib dan sadar bahwa disiplin itu dimulai dari diri sendiri, ” ujar Lisa

Ia menuturkan, Propam bukan musuh bagi anggota. Kami justru ingin semua personel lebih siap dan profesional. Kalau internalnya kuat, pelayanan ke masyarakat pasti lebih baik.

” Kalau Polri mau dipercaya, ya harus mulai dari hal kecil. Dari kerapian seragam sampai ketulusan melayani. Disiplin itu bukan perintah, tapi cermin harga diri, ” tegasnya (Wan)

Warta Terbaru

Ketua TP Posyandu Labusel Sosialisasikan 6 SPM di SMP Negeri 1 Langga Payung, Cegah stanting dari Hulu

Warlalive.co.id, LABUHANBATU SELATAN -- Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Ny. Indah Fery Simatupang, menyosialisasikan enam Standar...

Artikel Menarik Lainnya