Tuesday, October 13, 2026

Komisi V DPR RI Respons Laporan Bupati Tapsel Soal Bencana

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, melaporkan kondisi terkini bencana yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Tapsel kepada Komisi V DPR RI, Selasa (25/11/2025)

Untuk mendorong percepatan penanganan infrastruktur nasional yang turut rusak akibat bencana, laporan tersebut kemudian dibahas dalam rapat kerja bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Rabu (26/11/2025),

- Advertisement -

Dalam rapat kerja tersebut, Pimpinan Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menyampaikan, dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Bupati Gus Irawan terkait kondisi darurat yang terjadi, khususnya mengenai putusnya jalan nasional di wilayah Batangtoru menuju perbatasan Kabupaten Tapsel dan Mandailing Natal (Madina).

Baca Juga : Koramil Batangtoru Sigap Evakuasi Warga Saat Banjir

” Kemarin mendapatkan telepon dari Bupati Tapsel, Pak Gus Irawan Pasaribu, di sana mungkin Pak Menteri atau Pak Dirjen sudah memahami, ada bencana longsor, jalan nasional kita terputus di sana untuk jalan Batangtoru batas Kabupaten Tapsel-Kabupaten Madina, ” ujar Andi Aras dalam rapat tersebut.

Andi Aras menegaskan perlunya optimalisasi anggaran penanggulangan bencana tidak hanya untuk Sumatera Utara, namun juga untuk Provinsi lain yang kerap mengalami bencana serupa.

Ia menilai, keberadaan anggaran siaga sangat penting agar penanganan dapat berjalan cepat tanpa harus menunggu anggaran baru.

Lihat Juga : TNI Kerahkan Hercules Bantu Pemulihan Listrik Aceh

” Mungkin perlu ya anggaran penanggulangan bencana ini dioptimalkan dan tidak harus menunggu anggaran yang baru direncanakan sehingga ada anggaran standby untuk bencana ini, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia memberikan solusi kepada Kementerian PU agar anggaran penanganan bencana yang tidak terserap di akhir tahun dapat dialihkan untuk kegiatan kontrak multiyears yang belum terbayarkan.

” Untuk langkah antisipatif, ada dulu dana bencana yang disiapkan lebih dari biasanya. Saya tahu sudah ada, tetapi mungkin bisa ditingkatkan, ” tambahnya.

Bencana berupa banjir, longsor dan pohon tumbang melanda 13 Kecamatan di Kabupaten Tapsel, Selasa (25/11/2025), yang dipicu akibat tingginya curah hujan sejak Senin (24/11/2025).

Baca Juga : Hujan Tiga Hari, Empat Kecamatan di Sergai Terendam Banjir

Hingga kini puluhan orang meninggal dunia, puluhan warga mengalami luka berat maupun ringan, serta ribuan lainnya terpaksa mengungsi.

Selain korban jiwa, bencana juga merusak ratusan rumah warga, fasilitas umum, serta infrastruktur daerah dan nasional.

Salah satu titik terparah berada pada jalan nasional di kawasan Danau Siais, Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur dan Batangtoru yang mengalami kerusakan berat dan mengganggu akses transportasi.

Pemkab Tapsel berharap, melalui penyampaian resmi kepada Komisi V DPR RI, perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pemulihan dan perbaikan infrastruktur nasional yang rusak dapat segera direalisasikan.

Lihat Juga : BBM Mulai Masuk ke Padangsidimpuan Malam ini

” Kerusakan jalan nasional di Batangtoru hingga perbatasan Tapsel – Madina telah berdampak besar pada mobilitas masyarakat dan ekonomi daerah, ” kata Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu secara terpisah.

Bupati juga berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus, terutama dalam percepatan penanganan infrastruktur nasional di Tapsel yang rusak.

” Kami berterima kasih kepada Komisi V DPR RI yang telah merespons dan menindaklanjuti laporan kami. Harapan kami, anggaran penanganan bencana dapat dioptimalkan guna memastikan langkah-langkah mitigasi, perbaikan dan pemulihan dapat berjalan tanpa hambatan, ” harapnya.(Wan)

Warta Terbaru

Ketua TP Posyandu Labusel Sosialisasikan 6 SPM di SMP Negeri 1 Langga Payung, Cegah stanting dari Hulu

Warlalive.co.id, LABUHANBATU SELATAN -- Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Ny. Indah Fery Simatupang, menyosialisasikan enam Standar...

Artikel Menarik Lainnya