Saturday, October 10, 2026

Kondisi Jalan Provinsi di Padangsidimpuan Semakin Parah, Apa Tindakan Pemerintah?

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kondisi ruas jalan Provinsi di Kota Padangsidimpuan kini semakin memprihatinkan. Warga mengeluhkan banyaknya lubang yang menghiasi jalan tersebut, membuat perjalanan menjadi tidak nyaman dan berbahaya.

Jalan yang rusak parah ini, oleh warga maupun pengendara yang menyebutnya ‘kupak-kapik’, telah mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi pengendara roda dua dan roda empat hingga lebih.

- Advertisement -

Pantauan di lapangan, Selasa (14/1/2025), kondisi ruas jalan yang rusak ini sudah berlangsung cukup lama tanpa ada tindakan perbaikan yang berarti dari pihak terkait. Tidak hanya mengganggu kelancaran mobilitas, jalan yang rusak juga sering kali menyebabkan kecelakaan.

Baca Juga : Paripurna DPRD, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Terpilih Resmi Ditetapkan

Beberapa ruas jalan Propinsi di Kota Padangsidimpuan yang terus menjadi keluhan masyarakat diantaranya ruas Jalan Abdul Haris Nasution (Jalan Baru By Pass) yang merupakan jalan alternatif sepanjang 10,8 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua hingga Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan.

Sangat mengkhawatirkan melihat kondisi jalan Propinsi di ruas jalan Abdul Haris Nasution (Jalan Baru By Pass), bagai kubangan saat musim hujan dan banyak lubang besar yang sangat membahayakan pengendara, terutama saat malam hari.

” Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius, ” ujar Abdul, seorang warga yang sedang melintas dan mengaku sering merasa cemas saat melewati di jalan tersebut pada malam hari

Kemudian ruas Jalan Propinsi sepanjang 13,3 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru hingga Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu dan tembus di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, tepatnya di Jalan Raja Inal Siregar Kota Padangsidimpuan, yang juga dipenuhi lubang dan membahayakan pengguna jalan.

Menurut warga, kondisi infrastruktur jalan di Angkola Julu sangat memprihatinkan sekali dan kupak-kapik, karena minimnya pembangunan, padahal jalan di daerah kami statusnya jalan Propinsi.

” Ini sudah sangat mengganggu kenyamanan kami, terutama bagi kendaraan roda dua yang sering terperosok akibat lubang-lubang besar yang menganga, ” ungkap Irwan, warga Kecamatan Angkola Julu.

Warga berharap di pemerintahan baru Provinsi Sumatera Utara nanti, segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki kondisi jalan demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Demikian juga halnya dengan ruas jalan Hutaimbaru-Hanopan, yang telah dibuka sejak belasan tahun lalu, yang hingga saat ini, tidak terlihat adanya peningkatan pembangunan di jalur tersebut, yang diduga pembebasan lahan untuk pelebaran jalan yang tidak tuntas.

Pembukaan ruas jalan tersebut telah  memakan biaya milyaran rupiah, kini telah ditumbuhi semak belukar, akibat tidak adanya peningkatan pembangunannya.

Menyikapi keluhan masyarakat terkait kondisi ruas jalan di Kota Padangsidimpuan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sumatera Utara melalui Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) PUPR Padangsidimpuan Datsur Hasibuan menyampaikan komitmen untuk menangani permasalahan tersebut.

” Kami memahami betul dampak yang ditimbulkan akibat kerusakan jalan tersebut dan kami akan berupaya untuk segera melakukan perbaikan sesuai dengan prioritas anggaran dan kondisi cuaca yang memungkinkan, ” terang Datsur.

Lihat Juga : Pengajian Rutin BKMT Tapsel, Momentum Perkuat Silaturahmi dan Spiritualitas

Ia juga mengimbau masyarakat agar terus berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi terkait kerusakan jalan yang ditemui, sehingga pihaknya dapat segera menindaklanjuti dan memastikan aksesibilitas jalan bagi masyarakat tetap terjaga.

” Kerja sama dan dukungan masyarakat sangat kami harapkan demi mewujudkan insfrastruktur jalan di Kota Padangsidimpuan yang lebih baik dan aman bagi semua, ” tambahnya. (Wan)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya