Wartalive.co.id – Kekecewaan warga Padangsidimpuan memuncak setelah krisis air bersih yang terjadi sejak seminggu terakhir tak kunjung terselesaikan hingga hari ini, Senin (1/12/2025). Banyak masyarakat mengeluh karena ketiadaan air yang menjadi kebutuhan dasar.
Masyarakat dari berbagai kecamatan mengaku kesal karena tidak mendapat kepastian kapan layanan akan pulih
Sejumlah warga mempertanyakan lambatnya penanganan, “Air mati sudah seminggu, Anak sekolah terhalang untuk mandi, air untuk masak pun habis,” keluh seorang warga padangsidimpuan.
Baca Juga : BBM Langka di Padangsidimpuan, Polisi Tertibkan Antrean Panjang Kendaraan
Pihak PDAM Tirtanadi Cabang Tapanuli Selatan melalui Kepala Bagian Jaringan SPAM/PKA, Tambatua Rambe, menjelaskan bahwa kerusakan parah terjadi pada jalur pipa distribusi di daerah Sisundung yang terdampak longsor besar akibat cuaca ekstrem. Menurutnya, sejumlah pipa dengan diameter 300 mm, 250 mm, 200 mm, dan 150 mm putus berantai di lima titik longsor.
Ia menyebutkan akses ke titik longsor putus total, membuat petugas kesulitan mencapai lokasi. Ia juga mengakui kondisi di lapangan sangat berbahaya karena tanah terus bergerak. Beberapa pekerja bahkan sempat jatuh saat menghindari longsor susulan. Meski demikian, warga tetap menuntut percepatan perbaikan.
Pihak PDAM mengaku sudah melaporkan situasi ke manajemen pusat dan meminta bantuan alat berat serta personel tambahan dari Medan.
Lihat Juga : Akses Terputus, Warga Pagaran Honas Kekurangan Bantuan
“Tambatua berjanji perbaikan akan segera dilakukan ke lapangan setelah cuaca bersahabat” Ujarnya saat diwawancarai
“Kami sudah bersabar dari kemarin-kemarin, yang kami butuh sekarang itu air, bukan imbauan” ujar salah satu warga
Masyarakat padangsidimpuan berharap agar proses perbaikan ini dapat segera dilakukan agar aktivitas kembali bisa berjalan lancar dan normal seperti biasanya. (Asrif)

