Saturday, October 10, 2026

Kuota Paskibraka Madina Dibatasi, Seleksi 2026 Makin Ketat

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berdampak pada pengurangan kuota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Dari sebelumnya 34 orang, kini hanya tersisa 10 orang yang akan bertugas pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, (13/4/2026)

Pengurangan ini sontak membuat persaingan menjadi jauh lebih ketat, mengingat minat pelajar tingkat SLTA di Madina tetap tinggi untuk mengikuti seleksi Paskibraka setiap tahunnya.

- Advertisement -

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebijakan tersebut diambil karena keterbatasan anggaran pada pelaksanaan kegiatan tahun ini. Selain itu, efisiensi juga difokuskan pada prioritas program lain di lingkungan pemerintah daerah tanpa mengurangi makna pelaksanaan upacara kenegaraan.

Baca Juga : Warga Perbatasan Aceh–Sumut Desak Pagar Pengaman di Jalur Maut

“Pengurangan kuota dari 34 orang menjadi 10 orang itu benar. Itu dilakukan karena kurangnya anggaran pada bidang ini,” ujar Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Kesbangpol Madina, Martua Efendi Matondang, sebagaimana dikutip dari MohgaNews.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan ini bukan berlaku secara serentak di seluruh wilayah Sumatera Utara, melainkan disesuaikan dengan kondisi anggaran masing-masing daerah.

“Bukan serentak (se-Sumut). Setiap kabupaten/kota memiliki kebijakan yang berbeda-beda,” tambahnya.

Di tengah keterbatasan kuota tersebut, jumlah pendaftar justru cukup tinggi. Tercatat sebanyak 190 siswa dari berbagai sekolah tingkat SLTA di Madina ikut mendaftar, menunjukkan antusiasme generasi muda yang tetap besar untuk menjadi bagian dari pengibar bendera pusaka.

Dari total tersebut, sebanyak 121 peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi. Sementara 32 peserta gugur berkas dan 37 lainnya tidak melengkapi persyaratan.

Para peserta yang lolos administrasi berasal dari 21 sekolah yang tersebar di wilayah Mandailing Natal dan akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

Adapun tahapan lanjutan meliputi ujian Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) yang dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026), kemudian dilanjutkan dengan Tes Intelegensi Umum (TIU) pada Rabu (15/4/2026). Setelah itu, peserta juga akan menghadapi seleksi kesehatan, kesamaptaan, serta wawancara untuk menentukan kandidat terbaik.

Lihat Juga : Kuasa Hukum Pemohon Tegaskan Eksekusi Rumah dr Badjora di Jalan Kenanga Sah dan Tidak Ada Yang Dizalimi

Pihak panitia seleksi menekankan bahwa meskipun jumlah anggota yang direkrut lebih sedikit, kualitas peserta tetap menjadi prioritas utama. Setiap calon diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan fisik yang baik, tetapi juga pemahaman kebangsaan, disiplin, serta mental yang kuat.

Dengan kuota yang hanya tersisa 10 orang, peluang untuk lolos menjadi anggota Paskibraka tahun ini dipastikan semakin sempit. Kondisi ini menjadikan setiap tahapan seleksi sebagai penentu penting bagi para peserta untuk membuktikan kapasitas terbaik mereka demi mengibarkan Sang Merah Putih di Kabupaten Mandailing Natal.(Asrif)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya