Wartalive.co.id – Infrastruktur jalan di sekitar kawasan pemukiman elit kembali menjadi sorotan tajam. Sebuah lubang berukuran besar menganga tepat di depan gerbang pintu masuk Cluster Holland, Namorambe, Deli Tua, Kamis (16/4). Keberadaan kerusakan jalan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat setempat karena dianggap sangat kontras dengan kemegahan komplek perumahan yang berada tepat di seberangnya.
Kondisi jalan yang memprihatinkan ini dilaporkan sudah terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama. Menurut pengakuan warga, kerusakan tersebut seolah dibiarkan tanpa ada upaya perbaikan yang nyata dari pihak terkait, baik pengembang maupun instansi pemerintah setempat. Hal ini pun menimbulkan tanda tanya besar mengenai kepedulian terhadap fasilitas publik di area tersebut.
Pribadi, salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pembiaran kerusakan jalan ini. Ia menyebutkan bahwa masalah ini bukanlah hal baru. “Lubangnya itu sudah lama, ada setahun lah sejak komplek itu dibangun sampai sekarang selesai. Tapi lubangnya tak kunjung diperbaiki. Padahal komplek elit,” ujar Pribadi saat ditemui di lokasi, Kamis (16/4).
Baca Juga : Khutbah Jumat di Al Abror Tekankan Konsistensi Ibadah Pasca-Ramadan
Ia menambahkan bahwa sangat ironis melihat sebuah perumahan mewah berdiri tegak dengan fasilitas internal yang mumpuni, namun akses jalan umum di depannya justru rusak parah. Warga merasa pembangunan pemukiman kelas atas tersebut seharusnya berbanding lurus dengan peningkatan kualitas infrastruktur di lingkungan sekitarnya, bukan malah sebaliknya.
Keluhan senada juga datang dari para pengguna jalan yang melintas setiap hari, termasuk para pekerja transportasi daring. Ekin, salah seorang pengemudi ojek online yang sering melintasi rute tersebut, menyatakan bahwa lubang besar itu merupakan ancaman serius bagi keselamatan pengendara, terutama saat hari mulai gelap.
“Lubang ini kalau malam hari sangat membahayakan, apalagi kalau pengendara tidak hafal jalannya. Bisa jatuh karena terkejut tiba-tiba ada lubang besar di tengah jalan,” ungkap Ekin. Minimnya lampu penerangan jalan di sekitar lokasi semakin menambah risiko kecelakaan bagi masyarakat yang tidak waspada saat berkendara di malam hari.
Lihat Juga : PT Djarum Siap Bangun Kantor dan Gudang di Padangsidimpuan 2026
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa lubang tersebut cukup dalam dan lebar, sehingga memaksa pengendara untuk memperlambat laju kendaraan secara mendadak atau mengambil jalur berlawanan arah demi menghindari kerusakan. Aksi menghindar ini seringkali memicu kemacetan kecil hingga potensi serempetan antar kendaraan pada jam-jam sibuk.
Masyarakat berharap agar pihak pengelola Cluster Holland maupun Pemerintah Kabupaten Deli Serdang segera mengambil tindakan untuk menambal atau memperbaiki jalan tersebut. Warga menuntut adanya langkah nyata agar akses jalan utama menuju Namorambe ini kembali aman dan nyaman untuk dilalui seluruh lapisan masyarakat.(febrian)

