Wartalive.co.id – Dalam upaya mempercepat pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera, pemerintah secara resmi memberangkatkan ribuan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menuju Provinsi Aceh.
Langkah ini diambil guna memulihkan stabilitas wilayah dan mengaktifkan kembali roda pemerintahan daerah yang terdampak.
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, menyatakan bahwa kehadiran para Praja IPDN memiliki peran strategis. Selain membantu pembersihan fisik di lokasi bencana, mereka diharapkan mampu menyumbangkan keahlian di bidang tata kelola pemerintahan.
Baca Juga : Mendikdasmen Hadiri Upacara Awal Semester di Aceh Tamiang
​”Selain tugas membersihkan lokasi, mereka juga bertugas membangkitkan dan menghidupkan kembali sistem pemerintahan. Hal ini sesuai dengan spesialisasi mereka sebagai mahasiswa di bidang pemerintahan dalam negeri,” ujar Tito Karnavian dalam keterangannya saat melepas keberangkatan para praja di Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026)
Jumlah personel yang diberangkatkan pada gelombang pertama, sebanyak 412 Praja dari total target ribuan personel.
​Para praja akan bertugas di lokasi bencana selama satu bulan untuk mempercepat akses jalan, pemulihan layanan publik serta pendampingan sistem administrasi pemerintahan di tingkat lokal
​Kondisi wilayah Aceh pascabencana hingga saat ini masih memerlukan perhatian khusus, terutama dalam hal pembersihan material sisa banjir dan perbaikan infrastruktur jalan. Melalui pengerahan ini, pemerintah berharap pelayanan publik bagi masyarakat dapat segera kembali normal (Asrif)
Sumber : Liputan 6 SCTV

