Tuesday, October 13, 2026

Minim Penertiban, Parkir Liar Kuasai Trotoar Brigjen Katamso

Baca Juga

Wartalive.co.id – Fasilitas publik bagi pejalan kaki di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Medan, kembali menjadi sorotan akibat maraknya aksi parkir liar. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (30/3), sejumlah mobil pribadi tampak terparkir dengan sengaja di atas trotoar. Kondisi ini memaksa para pejalan kaki untuk turun ke bahu jalan raya yang padat kendaraan guna melanjutkan perjalanan mereka.

Pelanggaran ini terlihat cukup masif, di mana kendaraan yang terparkir memakan hingga setengah ruas trotoar. Ruang yang tersisa bagi pejalan kaki menjadi sangat sempit, bahkan nyaris tidak bisa dilewati jika ada dua orang yang berjalan dari arah berlawanan. Hal ini tentu membahayakan keselamatan warga, mengingat Jalan Brigjen Katamso merupakan salah satu jalur utama dengan arus lalu lintas yang cukup kencang.

- Advertisement -

Keberadaan mobil-mobil yang parkir sembarangan ini memicu keluhan dari masyarakat sekitar dan pengguna jalan. Trotoar yang seharusnya menjadi area steril dan aman bagi warga yang berjalan kaki, kini justru beralih fungsi menjadi lahan parkir gratis bagi pemilik kendaraan yang tidak bertanggung jawab. Ironisnya, pemandangan ini seolah menjadi hal biasa yang terjadi setiap harinya di lokasi tersebut.

Baca Juga : Pasar Malam Aek Orsik Ramaikan Suasana Lebaran di Panyabungan

Rangga, salah satu pedagang kopi keliling yang kerap mangkal di sekitar area tersebut, membenarkan bahwa praktik parkir di trotoar sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Ia mengamati bahwa pemilik kendaraan seolah tidak merasa bersalah meskipun tindakannya jelas-jelas menghambat akses publik. Menurutnya, kesadaran akan hak pejalan kaki di wilayah tersebut masih sangat rendah.

“Melihat mobil yang parkir di trotoar begini sudah sering lah dilakukan pemilik mobil di sekitar Jl. Brigjen Katamso, entah itu parkirnya sebentar atau memang sengaja diparkirkannya di trotoar dalam waktu yang lama. Tapi banyak oknum yang melakukannya,” ujar Rangga saat diwawancarai di lokasi (30/3).

Rangga juga menambahkan bahwa durasi parkir kendaraan tersebut bervariasi. Ada yang hanya berhenti sejenak untuk urusan cepat, namun tidak sedikit pula yang meninggalkan mobilnya dalam waktu berjam-jam. Ia menyayangkan banyaknya oknum yang lebih memprioritaskan kenyamanan pribadi daripada kepentingan masyarakat luas yang menggunakan fasilitas trotoar.

Lihat Juga : Hari Terakhir Libur Lebaran, Arus Balik Penumpang Kereta di Sumut Meningkat

Kurangnya tindakan tegas dari pihak berwenang diduga menjadi penyebab utama menjamurnya parkir liar di atas trotoar ini. Tanpa adanya sanksi berupa penggembokan ban atau derek, para pemilik mobil merasa aman-aman saja melanggar aturan. Warga berharap pemerintah kota dan dinas terkait segera melakukan penertiban secara rutin agar fungsi trotoar dapat dikembalikan sebagaimana mestinya.

Masalah parkir di trotoar ini bukan sekadar masalah estetika kota, melainkan masalah keselamatan nyawa. Selama trotoar masih dipenuhi kendaraan, pejalan kaki akan terus bertaruh nyawa di aspal jalanan. Diharapkan ke depannya ada edukasi yang lebih masif serta penegakan hukum yang konsisten demi terciptanya tatanan kota Medan yang lebih tertib dan ramah bagi pejalan kaki.(febrian)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya