Wartalive.co.id – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, SH, M.Kn., menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Pematangsiantar sebagai tuan rumah Musyawarah Besar (Mubes) XXIX Gereja Pentakosta di Indonesia (GPDI) Tahun 2025. Ia pun menyambut hangat kehadiran seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah.
Hal itu diungkapkan Wesly saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan Mubes XXIX GPDI Tahun 2025, yang dilaksanakan di Kantor Pusat GPDI, Jalan Sangnaualuh Damanik, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Rabu (2/7/2025).
Wesly menegaskan bahwa Mubes bukan hanya forum administratif semata, melainkan juga momentum penting untuk refleksi, konsolidasi, dan pembaruan visi dalam menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.
Baca Juga : Hari Bhayangkara ke-79, Polres Padangsidimpuan Dapat Dukungan Penuh DPRD dan Pemko
Ia meyakini GPDI sebagai organisasi gereja yang telah lama berkontribusi dalam kehidupan umat dan bangsa, mampu merumuskan arah kebijakan dan program kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat serta berdampak luas.
Wesly juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi GPDI dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat spiritualitas, serta mendukung program pembangunan di bidang sosial, pendidikan, dan kemanusiaan.
Sebagai kota dengan kemajemukan tinggi, Wesly menekankan bahwa Pematangsiantar senantiasa terbuka terhadap kegiatan keagamaan yang mempererat kebersamaan dan memperkuat semangat kebangsaan.
“Saya berharap Mubes ini kiranya dapat menjadi ruang refleksi dan perencanaan strategis, agar GPDI terus bertumbuh sebagai gereja yang kuat dalam iman, teguh dalam pelayanan, dan aktif dalam karya nyata di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Gereja Pentakosta di Indonesia, Pdt. Rev. Dr. M.H. Siburian, M.Min., menjelaskan bahwa Mubes GPDI merupakan amanah konstitusional yang digelar lima tahun sekali. GPDI, yang menjadi bagian dari Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) bersama 96 sinode lainnya, memandang Mubes sebagai ajang mempererat kesatuan gereja.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan dalam gereja adalah bagian dari kehendak Tuhan dan seluruh proses Mubes adalah bagian dari keluarga besar GPDI.
Senada, Kabid Bimas Kristen Kemenag Provinsi Sumut, dr. Arnold Napitupulu, M.Pd.K., menyampaikan bahwa Mubes GPDI merupakan momentum spiritual dalam menentukan arah pelayanan gereja di tengah dinamika zaman.
“Agar GPDI terus menjadi gereja yang relevan, transformatif, dan membawa sejahtera di tengah masyarakat. Mubes adalah pengambilan keputusan dalam tata kelola gereja,” ungkapnya.
Lihat Juga : Perkuat Kelembagaan Zakat, Pemko Padangsidimpuan Kukuhkan Pengurus BAZNAS Baru
Ia juga menambahkan bahwa forum ini menjadi ajang menyusun arah pelayanan secara kolektif dalam dimensi spiritual, kelembagaan, dan sosial kemasyarakatan.
Dalam acara pembukaan, Wali Kota Wesly bersama Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, SH, SIK, MH, serta sejumlah tamu undangan menerima penyematan ulos dari Ketua Umum GPDI sebagai bentuk penghormatan.
Acara turut dihadiri oleh Ketua PGI Pusat Pdt. Jason Balompapueng, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumut melalui Kepala Dinas Koperasi UKM Dr. Naslindo Sirait, SE, MM, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Sumut, perwakilan DPRD Sumut, Kodim 0207/Simalungun, Kemenag Pematangsiantar, dan perwakilan dari Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI.
Sumber : Pemko Pematangsiantar

