Wartalive.co.id – Pemandangan tak biasa terlihat di objek wisata legenda Sampuraga yang terletak di Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal. Meskipun berada dalam momen libur panjang Idul Fitri yang biasanya dipadati wisatawan, objek wisata sejarah ini terpantau lengang dan sepi pengunjung pada akhir pekan ini.
​Berdasarkan pantauan di lokasi (29/03), gerbang masuk ikonik bertuliskan “SAMPURAGA MANDAILING NATAL” tampak sunyi tanpa antrean kendaraan. Hanya terlihat segelintir warga lokal dan beberapa anak-anak yang mengisi waktu luang di area kolam air panas tersebut
Beberapa titik di area wisata legendaris ini menunjukkan suasana yang kurang bergairah, Sejumlah pondok dan warung di sekitar lokasi tampak kosong atau hanya dikunjungi satu-dua orang pembeli.
Baca Juga : Pemerintah Kota Padangsidimpuan Sampaikan LKPJ TA 2025 ke DPRD
Kolam yang menjadi daya tarik utama yang terkenal dengan legenda anak durhaka Sampuraga hanya didatangi oleh sedikit pengunjung yang sekadar melihat-lihat atau mencoba suhu air, sementara itu Beberapa fasilitas di sekitar kolam terlihat membutuhkan perawatan lebih lanjut agar dapat menarik minat wisatawan kembali
Sepinya pengunjung di objek wisata Sampuraga pada puncak libur Lebaran ini diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Selain persaingan dengan munculnya destinasi wisata baru yang lebih modern di wilayah Mandailing Natal, akses dan minimnya inovasi di lokasi cagar budaya ini disinyalir menjadi alasan wisatawan lebih memilih lokasi lain untuk menghabiskan waktu libur mereka
Salah seorang pedagang dilokasi yang enggan disebut namanya mengatakan objek wisata ini sempat ramai di hari kedua dan ketiga lebaran, namun setelah itu kembali sepi pengunjung “Biasanya juga pengunjung datang pada waktu sore, mungkin agar lebih teduh” Katanya.
Lihat Juga : Geliat UMKM di Jalur Wisata: Warung Pinggir Jalan RSUD Panyabungan Jadi Primadona Baru
Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan pengelola objek wisata untuk melakukan pembenahan, baik dari segi fasilitas maupun promosi, agar keajaiban legenda Sampuraga tidak terlupakan dan tetap menjadi magnet ekonomi bagi warga Desa Sirambas. (Asrif)

