Wartalive.co.id – Warga Kota Medan belakangan ini merasakan fenomena cuaca ekstrem yang berubah secara drastis dalam waktu singkat. Pada pagi hingga siang hari, matahari bersinar sangat terik dengan suhu udara yang terasa menyengat kulit, namun kondisi ini seketika berubah saat memasuki beberapa jam setelahnya sebelum sore hari. Langit yang semula biru cerah tiba-tiba tertutup awan hitam pekat, menciptakan suasana gelap gulita sebelum akhirnya diguyur hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (10/01/2026).
Perubahan atmosfer yang sangat cepat ini memicu kekhawatiran bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Dampak dari cuaca yang “plin-plan” ini paling dirasakan oleh para pekerja lapangan, terutama pengemudi ojek online (ojol). Bagi mereka, perubahan suhu dari panas ekstrem ke dingin yang mendadak bukan sekadar hambatan pekerjaan, melainkan ancaman bagi kesehatan fisik. Banyak dari mereka yang mengeluhkan kondisi tubuh yang menurun drastis akibat paparan suhu yang berganti terlalu cepat.
Syukron, salah seorang pengemudi ojek online yang biasa mangkal di kawasan Jalan Dr. Mansyur, mengaku kewalahan menghadapi situasi ini. Ia bercerita bahwa rasa panas yang membakar saat siang hari membuatnya berkeringat hebat, namun belum sempat beristirahat, ia sudah harus menerjang hujan deras. Kondisi lingkungan yang berubah dalam hitungan menit ini diakuinya sangat menguras energi dan daya tahan tubuh.
Baca Juga : AKBP Bagus Priandy Resmi Jabat Kapolres Madina
“Tadi jam 12 siang panasnya minta ampun, helm rasanya sampai mendidih. Eh, jam 1 tiba-tiba langit hitam pekat dan langsung tumpah hujannya. Tubuh ini rasanya seperti ‘disiram’ air es setelah dipanggang,” keluh Syukron saat ditemui sedang berteduh.
Lebih lanjut, Syukron menjelaskan bahwa kondisi kesehatan yang menurun sangat berdampak pada penghasilannya. Jika ia jatuh sakit, maka otomatis tidak ada pemasukan untuk keluarga. Ia terpaksa harus menyediakan vitamin tambahan dan jas hujan yang selalu siap sedia, meski terkadang perlindungan fisik tersebut tidak cukup kuat melawan dampak perubahan cuaca yang terlalu mendadak bagi metabolisme tubuhnya.(Febrian)

