Wartalive.co.id – Kondisi pasar Sipirok saat ini masih terlihat sepi dan belum beroperasi secara normal setelah banjir yang terjadi beberapa hari lalu. Meskipun air telah surut, namun aktivitas jual beli belum pulih seperti biasanya. Rabu, (3/12/2025)
Suasana pasar menunjukkan bahwa sebagian besar kios dan lapak pedagang masih tutup. Hanya beberapa penjual kebutuhan pokok yang terlihat beroperasi. Para pedagang mengaku kesulitan untuk kembali membuka usaha karena kerusakan sarana dagang, stok barang yang kurang, serta minimnya pembeli yang datang
“Biasanya pasar mulai ramai sejak pagi, tetapi selama tiga hari terakhir suasana sepi sekali. Pembeli jarang datang, mungkin karena jalan menuju pasar masih rusak dan banyak yang masih membersihkan rumah setelah banjir,” ujar Rahmadani, salah satu pedagang sayur yang tetap membuka lapaknya di tengah keterbatasan. Ia mengaku pendapatan hariannya menurun drastis dari hari biasanya.
Baca Juga : Belum Sehari Surut, Banjir Kembali Rendam Kota Medan
Hal senada juga disampaikan Suryani, pedagang sembako, “banjir memberikan pengaruh besar terhadap kondisi pasar, pengunjung sepi akibat banjir dan susahnya masyarakat untuk mendapatkan bbm” ujarnya
“Kemarin saya beli pertalite dengan harga 30rb perliter” tambahnya
Di tengah situasi tersebut, masyarakat berharap agar proses perbaikan jalan yang terdampak banjir dapat berjalan cepat dan efektif sehingga aktivitas ekonomi segera kembali normal.
Rudi, salah satu warga yang ditemui, menyampaikan harapannya. “Kami sangat menginginkan pasar kembali seperti dulu, ramai dan bersih. Pasar adalah tempat utama kami memenuhi kebutuhan harian. Semoga pemerintah bisa mempercepat pemulihan” ungkapnya (Asrif)

