Monday, October 12, 2026

Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan Gelar Internasional Studium General

Baca Juga

Padangsidimpuan – Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan menyelenggarakan kegiatan Internasional Studium General dihadiri ratusan mahasiswa pascasarjana dan para dosen, baik dari UIN Syahada Padangsidimpuan maupun dari lembaga pendidikan luar di Aula Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan, Sabtu (4/5/2024). Acara ini mendapat sambutan hangat sebagai kegiatan positif dalam mengembangkan pemahaman global akan masalah-masalah masyarakat.

Narasumber pada Internasional Studium General ini adalah Prof. Dr. Dorien DeTombe, M.Sc., Ph.D dari Sichuan University, China. Topik yang diangkat dalam International General Studium ini adalah Methods of Handling Complex Societal Problems in Islamic Studies. Acara ini mendapat sambutan hangat dari Wakil Rektor bidang Mahasiswa dan Kerjasama.

- Advertisement -

“Kegiatan Internasional Studium General adalah langkah penting dalam mengembangkan pemahaman global akan masalah-masalah masyarakat, ” Cetus Wakil Rektor Dr Ikhwannuddin Harahap, M Ag

Kegiatan dibuka oleh Direktur Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof Dr H Ibrahim Siregar, MCL Dalam, menekankan pentingnya topik dalam Internasional Studium General ini dan relevansinya bagi semua pihak yang terlibat. Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL juga menegaskan pentingnya kolaborasi dan pertukaran ide dalam menghadapi tantangan kompleks yang dihadapi oleh masyarakat global saat ini.

Prof Dr Dorien DeTombe, sebagai narasumber utama, menyampaikan pemikiran pentingnya penanganan masalah masyarakat secara kolaboratif dengan bimbingan seorang fasilitator. “Pengetahuan, kekuatan, dan emosi merupakan elemen penting dalam menghadapi dan menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat, ” katanya.

Baca Juga : Nikson Nababan Calon Terkuat dan  Dicintai Masyarakat Sumut

Beliau juga menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif antara anggota tim yang terlibat dalam menangani masalah. DeTombe menekankan bahwa model tujuh lapis adalah kunci utama dalam proses penyelesaian masalah, yaitu description of the problem, definition concepts and phenomena, experience intuition, knowledge islands, semantic model, causal model, and system dynamic simulation model.

Ketua Panitia, Dr Anita Adinda, M Pd., menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya acara ini dengan lancar dan sukses. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini, mulai dari narasumber, peserta, hingga panitia penyelenggara.

Sementara itu, moderator acara Dr Utari Evi Cahyani, M M, memandu diskusi dan menggali pemikiran-pemikiran berharga dari para narasumber dan peserta. Dr Cahyani juga aktif memfasilitasi dialog antara narasumber dan peserta, memastikan bahwa semua sudut pandang dan pertanyaan terakomodasi dengan baik dalam diskusi.

Kegiatan ini menjadi momen penting dalam menggalang kerja sama lintas negara dalam menangani tantangan-tantangan global. Diharapkan bahwa melalui pemahaman yang lebih mendalam dan kerja sama yang erat, berbagai masalah masyarakat dapat diselesaikan secara lebih efektif dan berkelanjutan.(INS)

Editor : Indra Sikoembang

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya