Wartalive.co.id – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Truf Seluruh Indonesia (PB PTSI), Muhammad Lokot Nasution, resmi melantik jajaran pengurus pusat PB PTSI masa bakti 2026 – 2031 di Komplek Pendidikan Al Jannah, Cibubur, Jakarta, Minggu (28/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam memperkuat organisasi sekaligus mempercepat pembinaan atlet dan pengembangan olahraga truf di Indonesia.
Dalam pelantikan itu, Abdul Rasyid dipercaya sebagai Wakil Ketua I, Kahfi Siregar sebagai Wakil Ketua II dan Yasri Pulungan sebagai Wakil Ketua III. Sementara posisi Sekretaris Jenderal dijabat Rajab Siregar dan Bendahara Umum dipercayakan kepada Sugiat Santoso.
Baca Juga : Khitanan Gratis Sambut Tahun Baru Hijriah, TP PKK Padangsidimpuan Layani 150 Anak
Pelantikan tersebut dihadiri jajaran pengurus pusat, pengurus daerah, atlet, serta pegiat olahraga truf dari berbagai Provinsi di Indonesia.
Selain pelantikan, acara juga dirangkaikan dengan Kejuaraan Nasional Truf 2026 yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan tersebut selain menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya memperkuat ekosistem olahraga truf nasional.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PB PTSI Muhammad Lokot Nasution menegaskan, kepengurusan baru PB PTSI periode 2026 – 2031 memiliki tanggung jawab besar untuk membangun organisasi yang semakin profesional, memperluas kepengurusan daerah, serta meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Menurutnya, penguatan organisasi menjadi fondasi penting agar olahraga truf semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional.
” Semakin banyak daerah yang memiliki kepengurusan aktif, maka semakin kuat pula fondasi organisasi dalam mengembangkan olahraga truf di Indonesia. Ini menjadi modal penting untuk mendorong olahraga truf agar semakin dikenal masyarakat luas, ” ujarnya.
Lokot menjelaskan, olahraga truf memiliki potensi besar untuk berkembang, khususnya di kalangan generasi muda, karena mengajarkan strategi, komunikasi, kerja sama tim, konsentrasi dan sportivitas.
Untuk mendukung pembinaan atlet, PB PTSI menargetkan penyelenggaraan sedikitnya dua kejuaraan nasional setiap tahun.
” Program tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet berprestasi sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga truf, ” jelasnya
Lihat Juga : Dari Tapsel ke Polda, AKBP Yon Edi Winara Duduki Jabatan Strategis
Ia menambahkan, selain penguatan organisasi, PB PTSI juga akan mendorong digitalisasi tata kelola organisasi serta memperluas pembentukan kepengurusan di berbagai Provinsi dan penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan atlet.
” Melalui kepengurusan baru periode 2026 – 2031, PB PTSI optimistis mampu membangun organisasi yang lebih profesional, modern, dan berdaya saing, sekaligus memperluas perkembangan olahraga truf di berbagai daerah di Indonesia, ” ungkapnya. (Wan)

