Tuesday, October 13, 2026

Pembukaan Kembali Jalan Nasional Medan-Berastagi: Akses Terbatas Pasca Longsor

Baca Juga

Wartalive.co.id – Setelah sempat lumpuh akibat longsor, ruas jalan nasional Medan-Berastagi di Desa Sembahe, Deli Serdang, Sumatera Utara, dijadwalkan akan dibuka kembali secara terbatas mulai Senin (2/12) pukul 09.00 WIB. Meski begitu, sejumlah pembatasan diterapkan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Kadishub Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan, menegaskan pentingnya mematuhi Peraturan Menteri (PM) 75/2021, terutama bagi pengemudi kendaraan berat. “Operator dan pengemudi angkutan barang harus menaati aturan. Jangan memaksakan melintas, terutama saat cuaca buruk seperti hujan deras,” tegasnya saat meninjau lokasi longsor di Sembahe, Minggu (1/12).

- Advertisement -

Pembersihan Rampung, Cuaca Jadi Penentu
Proses pembersihan material longsor yang menutup 13 titik di jalan nasional tersebut telah selesai, termasuk dua titik berlumpur yang menjadi prioritas utama. Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN), Stanley, mengungkapkan pihaknya masih memantau kondisi cuaca sebagai faktor kunci.

“Jika cuaca mendukung, jalan akan dibuka besok pagi. Namun, jika hujan deras turun, jalan akan kembali ditutup untuk menghindari risiko longsor lanjutan,” kata Stanley.

Pembatasan Kendaraan Berat
Kendaraan berat dengan sumbu tiga ke atas dilarang melintas selama akhir pekan dan hari libur nasional. Hanya kendaraan esensial seperti pengangkut sembako, pupuk, BBM, dan hewan ternak yang diizinkan. Selain itu, rambu peringatan akan dipasang di titik rawan longsor oleh BBPJN dan BPTD.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Muji Ediyanto, menambahkan pihaknya juga menunggu hasil kajian Badan Geologi terkait potensi longsor lanjutan. “Pengguna jalan diimbau waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Langkah Antisipasi dan Koordinasi Instansi
Untuk mengurangi dampak longsor lanjutan, Dishub Sumut bersama Ditlantas Polda Sumut menerapkan sistem buka-tutup lalu lintas secara kondisional. Jalur alternatif juga disarankan bagi kendaraan ringan jika kondisi tidak memungkinkan.

Kepala BBKSDA, Suparman, memberikan izin pemangkasan pohon berisiko, sementara Dinas PUPR Sumut menyediakan alat berat untuk mempercepat pemulihan infrastruktur. Pos terpadu dan petugas lintas instansi juga disiagakan di lokasi untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.

Korban dan Kerugian Akibat Longsor
Longsor yang melanda Sembahe sebelumnya menelan korban jiwa dan kerugian besar. Kepala Basarnas Medan, Erikson, melaporkan 10 korban meninggal dunia dan 23 korban luka. “Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” ucapnya.

Dengan pembukaan jalan nasional ini, masyarakat diminta tetap berhati-hati dan mengikuti arahan pihak berwenang demi keselamatan bersama. (Gh)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya