Tuesday, October 13, 2026

Pemprov Sumut Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha

Baca Juga

Medan-Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai melakukan sejumlah langkah antisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah atau tahun 2024.

Adapun Hari Raya Idul Adha jatuh pada 17-18 Juni 2024. Pemprov Sumut memfokuskan agar stok dan harga bahan pokok tetap aman dan terkendali.

- Advertisement -

“Ini menjadi tugas kita bersama, tidak hanya Pemprov Sumut saja saya kira, tapi semua stakeholder terkait,” ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumut, Mulyadi Simatupang, Senin (3/6).

Untuk kondisi saat ini, kata Mulyadi, pihaknya menjamin untuk pasokan kebutuhan pokok aman di Provinsi Sumut ini, seperti beras, cabai dan komoditas lainnya.

“Ya biasanya, kenaikan harga bahan pokok itu di hari besar keagamaan termasuklah ini nanti Idul Adha. Itu biasanya, daging kemudian ayam broiler, telur, sementara untuk beras, cabai ini masih memenuhi lah, karena kita juga menghasilkan komoditi tersebut,” ujar Mulyadi.

Baca Juga : 6.000 Nelayan di Sumut Terima Asuransi Ketenagakerjaan

Sejumlah langkah antisipasi yang dilakukan, di antaranya pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok, bersama stekholder terkait hingga melakukan operasi pasar murah, untuk menekan harga komoditas yang naik.

“Kalau pasar murah selalu ada, karena memang hal seperti itu, kita melihat gejolak di masyarakat dari pantauan kita setiap hari. Kita juga bisa pantau pasar setiap hari, jadi kita bisa tahu harga harga diatas eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah,” jelas Mulyadi.

Mulyadi mengungkapkan bahwa ada sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan seperti bawang merah, dan bawang putih. Tetapi pihaknya sudah disiapkan antisipasi hingga intervensi harga, kembali normal.

“Jadi untuk saat ini itu baru bawang merah dan putih yang sedikit melonjak, karena pasokan dari luar terganggu. Kemudian gula juga kita masih impor, kalau pun ada itu dari Jawa, tapi kalau cabai, beras, minyak goreng itu harga masih stabil,” tutur Mulyadi.

Lihat Juga : Strategi Pj Bupati Taput Untuk Kendalikan Inflasi Daerah

“Pertama tentu di Jawa sana kondisinya panennya agak terganggu, sehingga pasokannya berkurang, sementara bawang merah dari kita juga belum bisa memenuhi pasar di Sumut, ini biasanya yang membuat terganggu,” ucap Mulyadi kembali.

Mulyadi mengimbau masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran Idul Adha, sesuai dengan kebutuhan dan jangan berbelanja berlebihan. Koordinasi dengan produsen hingga distributor bahan pokok, juga terus dilakukan.

“Kita kordinasi juga sama mitra-mitra kerja kita, produsen-produsen bahan pokok, kita melakukan pantauan pasar juga, kita coba memutus rantai spekulan-spekulan, kita selalu kordinasi dengan pertanian juga,” pungkas Mulyadi.(IS)

Editor : Ikhwan Nasution

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya