WartaLive.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali melanjutkan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) yang digagas Gubernur Bobby Nasution. Pada 2026, program ini menyasar SMA, SMK, dan SLB negeri di 10 kabupaten/kota, (25/01/2026)
Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemprov Sumut menyiapkan anggaran sebesar Rp43 miliar. Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, mengatakan dana tersebut dialokasikan untuk wilayah Kepulauan Nias dan sejumlah daerah lain di Sumut.
“Total anggaran sekitar Rp43 miliar. Untuk Kepulauan Nias sekitar Rp21 miliar, sementara lima daerah lainnya sekitar Rp22 miliar,” ujar Alex, Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga : 1.500 Santri Ikuti Penamatan Pesantren Musthafawiyah Purba Baru
Ia menjelaskan, sekitar 51 ribu siswa menjadi sasaran program di lima kabupaten/kota non-Nias. Seluruh pembiayaan akan disalurkan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah.
“Saat ini Peraturan Gubernur sebagai petunjuk teknis sedang disusun. Skema pembiayaan menggunakan BOS Daerah,” katanya.
Dana PUBG nantinya akan ditransfer langsung ke rekening sekolah tanpa membedakan latar belakang ekonomi siswa. Menurut Alex, sistem ini dinilai lebih adil dibandingkan mekanisme SPP sebelumnya.
“Tidak ada lagi subsidi silang. Semua siswa di sekolah negeri mendapat manfaat yang sama,” jelasnya.
Program PUBG juga dipercepat penerapannya di daerah yang terdampak banjir dan longsor. Gubernur Bobby Nasution menilai bencana tersebut turut memukul ekonomi keluarga, termasuk kemampuan membiayai pendidikan anak.
Lihat Juga : Polres Padangsidimpuan Gelar KRYD, Jaga Kamtibmas Akhir Pekan
“Bukan hanya rumah yang terdampak, tapi juga mata pencaharian warga. Karena itu, sekolah negeri kita gratiskan,” kata Bobby.
Adapun 10 kabupaten/kota penerima Program PUBG meliputi Gunungsitoli, Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, Langkat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga.
Sumber: Radar

