Wartalive.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menyalurkan bantuan zakat kepada 41 mustahik dalam kegiatan pengajian rutin Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang digelar di Desa Sugi Julu, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapsel, Kamis (16/7/2026)
Bantuan yang berasal dari dana zakat yang dihimpun BAZNAS Tapsel tersebut diberikan dalam bentuk bantuan tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari para penerima manfaat.
Sebanyak 41 mustahik yang menerima bantuan terdiri dari fakir, miskin dan kelompok asnaf lainnya.
Baca Juga : Jelang Final Piala Dunia, Waka Polres dan Wartawan Beda Jagoan
Ketua BAZNAS Tapsel Jon Sujani Pasaribu, mengatakan seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan validasi data sehingga penyaluran zakat dilakukan secara tepat sasaran sesuai ketentuan syariat Islam dan peraturan yang berlaku.
” Ketepatan sasaran dan transparansi adalah prinsip mendasar yang tidak pernah kami kompromikan dan kami pegang teguh. Penyaluran ini bukan sekadar membagikan bantuan sesaat, melainkan langkah awal dari upaya pemberdayaan yang berkelanjutan, ” ujar Jon Sujani.
Ia menegaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban BAZNAS Tapsel dalam mengelola amanah umat sekaligus upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ke depan, BAZNAS Tapsel berkomitmen memperkuat berbagai program pemberdayaan berbasis zakat produktif yang menyasar sektor pertanian, perdagangan, pelaku usaha ultramikro, hingga pengembangan kerajinan masyarakat.
Selain itu, BAZNAS juga terus menjalankan program beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu serta bantuan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan dasar fakir miskin, anak yatim dan kelompok asnaf lainnya.
Menurut Jon Sujani Pasaribu, berbagai program tersebut dirancang agar manfaat zakat tidak hanya bersifat sesaat, tetapi mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Di akhir keterangannya, Jon mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai swasta, pengusaha, serta masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS Tapsel.
Lihat Juga : Turnamen Bulutangkis Piala Bupati Asahan Semi Open Tahun 2026 Dibuka
” Semakin banyak masyarakat yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Tapsel, maka semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Harapannya, zakat dapat menjadi instrumen dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapsel, ” pungkasnya.
Para mustahik yang menerima bantuan menyampaikan rasa syukur atas kepedulian BAZNAS Tapsel dan para muzaki.
Menurut mereka, bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga di tengah keterbatasan yang dihadapi.
” Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Tapsel dan seluruh dermawan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di tengah keterbatasan kemampuan kami, ” ungkap salah seorang penerima bantuan.(Wan)

