Wartalive.co.id – Pemandangan tak biasa sekaligus meresahkan terjadi di kawasan Tanjung Rejo pada Kamis (16/4) siang. Seorang pengendara sepeda motor tertangkap kamera melintas dengan kondisi kendaraan yang melanggar berbagai aturan lalu lintas secara terang-terangan. Tidak hanya mengabaikan keselamatan diri, pengendara tersebut juga dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya yang sedang beraktivitas di tengah teriknya cuaca siang itu.
Pelanggaran yang paling mencolok terlihat pada bagian tanda nomor kendaraan bermotor miliknya. Alih-alih menggunakan plat resmi dari kepolisian, pengendara tersebut justru memasang plat palsu bertuliskan “VALL”. Selain identitas kendaraan yang fiktif, pemuda tersebut juga melengkapi motornya dengan knalpot brong yang mengeluarkan suara bising memekakkan telinga, serta nekat berkendara tanpa menggunakan helm pelindung kepala.
Kondisi ini memancing perhatian Suroso, salah satu driver ojek online yang sedang mangkal di sekitar lokasi. Menurut Suroso, fenomena pengendara seperti ini bukanlah hal baru, namun tetap saja sangat mengganggu. Ia menyayangkan perilaku ugal-ugalan yang kerap ditunjukkan oleh oknum pengendara yang mayoritas masih berusia di bawah umur tersebut di jalanan umum yang padat kendaraan.
Baca Juga : Residivis Pencuri Ponsel Dibekuk Polres Tapteng
“Pengendara yang begini ini kebanyakan anak-anak di bawah umur, pakai plat palsu begitu, knalpot brong. Mengganggu sekali orang seperti ini di jalan,” ujar Suroso dengan nada kesal saat diwawancarai di lokasi (16/4). Ia merasa tindakan tersebut sudah melewati batas kewajaran karena mengabaikan fungsi utama kendaraan sebagai alat transportasi yang aman.
Lebih lanjut, Suroso juga menyoroti peran orang tua yang terkesan abai terhadap perilaku anak-anak mereka. Ia merasa heran mengapa modifikasi yang jelas-jelas melanggar aturan bisa lolos dari pengawasan keluarga. “Herannya, orang tuanya kok tidak melarang kelakuan anaknya seperti itu, kan kelihatan jelas platnya itu mainan, knalpot berisik, kok dibiarkan sama orang tuanya,” tambahnya lagi.
Sentimen serupa juga datang dari Hafiz, seorang warga yang tinggal di kawasan Setia Budi. Hafiz menilai estetika modifikasi yang dilakukan pengendara tersebut sangatlah buruk dan tidak pada tempatnya. Baginya, penggunaan plat palsu dan knalpot bising tidak memberikan kesan keren, melainkan justru memberikan citra negatif bagi si pengendara itu sendiri di mata masyarakat luas.
Lihat Juga : Lubang Besar di Depan Cluster Holland Namorambe Dikeluhkan Warga
“Dia modif motornya begitu bukan malah kelihatan bagus, malah jadi norak dan alay kelihatannya. Tapi keseringan orang yang begini, masih anak-anak di bawah umur, bawa kendaraan ugal-ugalan,” kata Hafiz memberikan opininya (17/4).. Ia menambahkan bahwa perilaku semacam ini sering kali berujung pada kejadian fatal yang merugikan banyak pihak di jalan raya.
Hafiz menutup pendapatnya dengan peringatan keras mengenai konsekuensi dari aksi nekat tersebut. Ia merasa prihatin karena sering kali para pelanggar baru menyesali perbuatannya setelah terjadi insiden kecelakaan. “Nanti kalau kecelakaan nangis tuh, telfon orang tua. Bikin susah orang lain kerjaannya,” pungkasnya, berharap pihak kepolisian segera menertibkan pengendara-pengendara nakal serupa di wilayah tersebut.(febrian)

