Saturday, October 10, 2026

Penutup Drainase Simpang Pemda Kembali Rusak, Warga Keluhkan Kualitas Perbaikan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kondisi infrastruktur di Simpang Pemda kembali menjadi sorotan pengguna jalan. Penutup lubang drainase yang berada di kawasan padat lalu lintas tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah pada Selasa (31/3). Kerusakan ini memicu kekhawatiran bagi para pengendara yang melintas, terutama saat jam sibuk.

Padahal, fasilitas publik ini belum lama menyentuh tangan perbaikan. Berdasarkan pantauan di lapangan, lubang drainase tersebut sebenarnya telah diperbaiki oleh pihak terkait beberapa minggu yang lalu. Namun, ketahanan material penutup tersebut nyatanya tidak berlangsung lama dan kini kembali dalam kondisi yang memprihatinkan.

- Advertisement -

Kerusakan yang terjadi saat ini tergolong cukup berat hingga struktur bagian dalam penutup terlihat jelas. Lapisan semen atau aspal yang sebelumnya menutup bagian atas telah hancur sepenuhnya, sehingga kerangka besi cor penyangga drainase kini mencuat ke permukaan jalan. Kondisi ini sangat membahayakan, khususnya bagi pengendara roda dua.

Baca Juga : Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Ternyata Hoaks, Harga di SPBU Medan Terpantau Stabil

Adlin, salah satu warga yang rutin melintasi jalur tersebut setiap harinya, memberikan kesaksian mengenai cepatnya penurunan kualitas perbaikan jalan tersebut. Ia mengaku terkejut melihat titik yang sama kembali rusak dalam waktu yang relatif singkat. Menurutnya, perbaikan yang dilakukan sebelumnya seolah sia-sia.

“Beberapa minggu lalu sebenarnya sudah diperbaiki penutup drainase ini, tapi hari ini sudah hancur lagi. Saya heran mengapa bisa secepat itu kembali rusak, padahal pengerjaannya terlihat baru saja selesai,” ujar Adlin saat ditemui di sekitar lokasi Simpang Pemda.

Lebih lanjut, Adlin menduga ada dua faktor utama yang menyebabkan kegagalan struktur pada penutup drainase tersebut. Ia berspekulasi bahwa mungkin material yang digunakan kurang kuat untuk menahan beban, atau volume kendaraan berat yang melintas di kawasan tersebut sudah melebihi kapasitas kemampuan tekan dari penutup besi itu sendiri.

Keluhan Adlin mencerminkan keresahan masyarakat luas yang merasa pembangunan infrastruktur tidak dilakukan dengan perencanaan yang matang. “Belum ada sebulan sudah rusak kembali. Ini sangat disayangkan karena mengganggu kenyamanan dan keselamatan warga yang lewat,” tambahnya dengan nada kecewa.

Masyarakat berharap pihak dinas terkait segera turun tangan untuk melakukan perbaikan permanen dengan spesifikasi material yang lebih mumpuni agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang. (Febrian)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya