Wednesday, October 14, 2026

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Tapsel Dorong Inovasi Pelayanan Publik

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel, di Sipirok, Senin (27/4/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan Komandan Upacara Ahmad Yunansyah Lubis, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Tapsel H. Sofyan Adil Siregar, para Staf Ahli Bupati, Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, hingga seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tapsel.

- Advertisement -

Upacara peringatan Hari Otda ke-30 di Kabupaten Tapsel berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat otonomi daerah demi peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :Operasi Tambang Sempat Dihentikan, Patroli Hutan Bentukan Agincourt Resources Tetap Jalan

Peringatan Hari Otonomi Daerah yang jatuh setiap 25 April ini merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996. Momentum tersebut menjadi refleksi nasional dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, transparan, partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta elemen bangsa yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan otonomi daerah.

“ Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif berbagai pihak merupakan pilar utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan dan akuntabel, ” ujar Gus Irawan, mengutip sambutan Mendagri.

Disebutkan, sebagai negara besar dengan keragaman wilayah, budaya dan potensi sumber daya, Indonesia membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengoptimalkan seluruh potensi tersebut.

Peringatan tahun ini mengusung tema, ‘Dengan Otonomi Daerah Menuju Indonesia Maju dan Berdaya Saing’, yang menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal sekaligus menjaga keselarasan dengan kebijakan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas.

Dalam sambutan yang juga mengutip arahan Presiden RI Prabowo Subianto, ditekankan pentingnya kesatuan visi, sinkronisasi kebijakan, serta implementasi pembangunan berkelanjutan di seluruh tingkatan pemerintahan.

Sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian bersama, di antaranya penguatan ketahanan pangan, energi dan air, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur dan perumahan, ketahanan bencana, penguatan ekonomi kerakyatan, serta reformasi birokrasi berbasis digital.

Lihat Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, Alfamidi & KADIN Gelar Sosialisasi Manajemen Ritel di Padangsidimpuan

Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk mempercepat inovasi pelayanan publik melalui digitalisasi pemerintahan, pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP), serta peningkatan kualitas data yang terintegrasi dan modern.

Peningkatan kapasitas daerah juga menjadi sorotan, mencakup penguatan sumber daya manusia aparatur, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembukaan akses pembiayaan alternatif, hingga reformasi birokrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Menutup amanatnya, Mendagri mengajak seluruh pemerintah daerah tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga motor penggerak pembangunan berbasis potensi lokal guna mewujudkan pembangunan nasional yang adil dan merata.(Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya