Wartalive.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) PANCASILA Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melakaksanakan Upacara, Senin (01/06/2026) di Halaman Kantor Bupati Asahan Jalan Sudirman Kisaran.
Upacara diipimpin Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko Djoewari, M. Tr. Opsla., CTMP. dihadiri
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Dandim 0208/AS diwakili Kapten Inf Legimin, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., Kajari Asahan Mochamad Judhy Ismono, SH, M.H., Kepala Pengadilan Negeri Asahan Sayed Tarmizi, S.H., M.H., Sekda Asahan Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kab. Asahan M. Azmi Ismail, A.P, M.Si., para Staf Ahli Bupati Asahan, personel TNI-Polri dan para ASN serta OPD se-Kabupaten Asahan serta para Tokoh Adat se-Kabupaten Asahan.
Pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia yang dibacakan oleh Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko Djoewari, M. Tr. Opsla., CTMP, pada hari ini, 1 juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati hari lahir pancasila lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan, bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan indonesia.
Baca Juga : Piala AFF U19 Sumut 2026, Bupati Asahan Nobar Timnas Indonesia vs Myanmar Bersama Gubsu
Dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.
Pancasila adalah “bintang dan penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya. di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.
“Jangkar pancasila adalah moral” kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.
Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia. sesuai amanat pembukaan undang-undang dasar negara republik indonesia tahun 1945, kita memiliki tanggung jawab konstitusional melaksanakan untuk ikut ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk instrumen menjembatani perbedaan menghentikan konflik. dan sebagai bangsa yang besar, kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata. kontribusi pasukan perdamaian indonesia di bawah bendera perserikatan bangsa bangsa (PBB), peran kita dalam
Sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan ideologi pancasila sebagai yang hidup (living ideology). jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Kepada para menteri dan kepala daerah, saya titipkan pancasila di kalian. pastikan setiap tangan kebijakan berlandaskan publik yang lahir keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita.
Saudara-saudara setanah air, sebangsa dan mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat kuat karena kemanusiaannya. Selama persatuan dan nilai-nilai darah indonesia masih mengalir di tubuh kita, pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai. Selamat hari lahir pancasila ! jayalah indonesiaku merdeka!
Usai upacara, Bupati Asahan menyampaikan, bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Lihat Juga : Bupati Ajak DPC GAMKI Berkolaborasi Membangun Asahan
“Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, kita diingatkan kembali bahwa Pancasila adalah dasar negara sekaligus pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Asahan.
Menurutnya, tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” sangat relevan dengan kondisi saat ini, sehingga seluruh masyarakat diharapkan dapat terus menjaga kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selanjutnya, Bupati Asahan bersama unsur Forkopimda, pejabat Pemerintah Kabupaten Asahan, serta peserta upacara melanjutkan kegiatan dengan menyaksikan secara virtual prosesi Upacara Nasional Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 melalui siaran langsung (live streaming) kanal YouTube Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Menyaksikan Pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. (Harpen).

