Wartalive.co.id – Tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kini tengah menjadi sorotan serius. Pada Rabu (1/4/2026), Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke kantor pusat PT Bank Sumut guna mengevaluasi penyelenggaraan, pengawasan, serta peran perbankan daerah dalam memacu Pendapatan Asli Daerah (PAD).
​Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran petinggi negara dan daerah, mulai dari Wakil Menteri Dalam Nagari RI Bima Arya, Penjabat Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, hingga Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes
Dalam arahannya, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menegaskan bahwa pemerintah pusat sedang menggenjot reformasi birokrasi yang lebih efisien dan berorientasi pada publik. Ia menekankan perlunya regulasi baru untuk menata BUMD sebagai aset strategis.
Baca Juga : Bupati Asahan Sambut Kunker Spesifik Komisi II DPR RI di Medan
​”Perlu ada pemisahan yang jelas antara indikator kinerja finansial dengan pelayanan publik. Selain itu, peran pemerintah sebagai regulator harus dibedakan secara tegas dengan perannya sebagai pemilik modal,” ujar Bima Arya
​Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Komisi II DPR RI, Bahtra, mengingatkan Bank Sumut untuk tidak hanya mengejar profitabilitas, tetapi juga menjalankan fungsi sosialnya secara profesional. Ia menyoroti pentingnya pemerataan penyaluran kredit.
​”Kita ingin manfaat ekonomi dirasakan lebih luas. Bank Sumut harus lebih jeli melihat ketimpangan kredit dan memastikan pelaku usaha menengah ke bawah mendapatkan akses yang memadai,” tegas Bahtra.
Lihat Juga : Wabup Asahan Buka Seminar EduDay 2026
DPR RI juga mengingatkan para kepala daerah selaku pemegang saham agar bijak dalam mengelola dividen. Keuntungan yang diraih diharapkan tidak hanya masuk ke kas daerah, tetapi diprioritaskan untuk program-program yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat
Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, menyambut positif langkah pengawasan dan evaluasi dari legislatif pusat ini. Menurutnya, momentum ini sangat tepat untuk membenahi internal BUMD agar lebih akuntabel.
​”Kami berharap kunjungan ini menjadi pemacu bagi Bank Sumut untuk bertransformasi menjadi lembaga yang lebih profesional dan transparan. Kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan warga adalah target utama kami,” pungkas Letnan.
​Hadir pula dalam pertemuan tersebut Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah beserta para kepala daerah se-Sumatera Utara yang turut memberikan aspirasi terkait pengembangan potensi ekonomi di wilayah masing-masing. (Asrif)

