Jakarta-Pj Walikota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes Hadiri Rapat Koordinasi (Rakornas) Ibu Kota Nusantara (IKN). Rakornas yang mengusung Thema “Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Ibu Kota Nusantara Mewujudkan Kota Dunia untuk Semua”
Turut hadir dalam Rakornas tersebut seluruh kepala daerah Gubernur, Bupati dan Walikota se- Indonesia. Dr Letnan Dalimunthe mengatakan bahwa agenda rakornas tersebut untuk pengenalan IKN sebagai “Loncatan Peradaban Indonesia” dan potensi kerjasama Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN) dengan pemerintah daerah.
Selain itu, dijelaskan juga bahwa rakornas tersebut juga dalam rangka mewujudkan visi ibu kota Nusantara sebagai kota dunia. Pada kesempatan yang sama, Kepala OIKN, Bambang Susantono mengatakan bahwa pertemuan antara pemerintah daerah dan kementerian/ lembaga dalam Rakornas ini dapat membangkitkan gairah OIKN untuk mewujudkan Nusantara sebagai salah satu tonggak Indonesia Emas.
Baca Juga : Pj. Walikota Padangsidimpuan Hadiri Rakor Pengadaan ASN 2024
Menurutnya, kolaborasi dan sinergi antarlembaga merupakan kunci keberhasilan untuk mewujudkan peradaban baru yang berdampak positif bagi kemajuan tanah air.
“Saya merasa bersyukur berada disini bersama dengan para pemangku kepentingan, baik dari pemerintah daerah maupun kementerian dan lembagabyang memiliki visi yang sama dalam membangun masa depan Indonesia Emas tahun 2045,” tutur Bambang.
Membangun IKN bukanlah sekedar membangun infrastruktur dan gedung-gedung fasilitas pemerintah semata. Namun merupakan langkah transformasi untuk membuat peradaban baru dengan memperkenalkan budaya kerja baru, pola pikir baru dan sebuah basis ekonomi baru di Indonesia.
Menurut Bambang, pembangunan IKN juga merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dengan menyebarkan magnet pertumbuhan ekonomi baru sehingga tidak hanya bertumpu di pulau Jawa.
“Dengan menjadikan IKN sebagai simbol identitas bangsa dan sebagai pusat gravitasi ekonomi baru dan diharapkan dapat menciptakan multiplayer efek dengan menjadikan episentrum pertumbuhan yang akan akan semakin merata ke wilayah luar Jawa, ini semua guna mendukung pembangunan Indonesia sentris menuju Indonesia Emas tahun 2045,” tandasnya.(JC)
Editor: Indra Sikoembang

