Tuesday, October 13, 2026

Polda Sumut Amankan 1.130 Pelaku Pungli Selama 2 Minggu

Baca Juga

Wartalve.co.id – Polda Sumut berkomitmen secara optimal menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Bersama dengan jajaran, ribuan pelaku yang terlibat dalam praktik premanisme dengan menyamar sebagai anggota organisasi masyarakat (ormas) di Sumut berhasil dijaring.

“Kita harus memberikan rasa aman dan nyaman berinvestasi di Sumut,” tegas Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Waka Polda, Brigjen Pol Rony Samtana didampingi Direktur Reskrimum, Kombes Pol Sumaryono dan Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba saat rilis kasus Premanisme, Kamis (15/5/2025).


Dari tanggal 1 hingga 14 Mei 2025, Polda Sumut beserta jajarannya berhasil mengungkap 954 kasus dan menangkap 1.130 pelaku yang terlibat dalam tindakan premanisme. Brigjen Pol Rony mengemukakan bahwa fenomena premanisme telah menjadi perhatian yang signifikan. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar tindakan premanisme dapat dihilangkan.

- Advertisement -

Baca Juga : Pemkab Langkat Siap Gaet CSR Swasta Percepat Pembangunan Daerah

“Sejak tanggal 1 hingga 22 Mei kita menggelar Ops Pekat Toba 2025 bersama jajaran, untuk melakukan pemberantasan premanisme, ormas maupun perorangan karena meresahkan orang yang ingin investasi di Sumut,” sebut jenderal bintang satu tersebut.

Waka Polda mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam upaya pemberantasan tindakan premanisme. Dalam pengungkapan sebanyak 954 kasus, barang bukti yang berhasil disita meliputi senjata tajam, sepeda motor, telepon genggam, rompi parkir, serta tanda pengenal petugas parkir.

“Sebanyak 136 kasus dengan 178 tersangka naik sidik, sedangkan sisanya pembinaan,” terang Brigjen Rony Samtana.

Dari total 1.130 kasus premanisme yang berhasil diungkap, terdapat 839 kasus yang berkaitan dengan pungutan liar (pungli), sementara 42 kasus lainnya melibatkan pemerasan dan jenis-jenis kasus lainnya.

“Kami komitmen keras menciptakan Sumut bebas dari premanisme, memberikan rasa aman dan nyaman, termasuk kepada dunia untuk berinvestasi,” ujarnya.

Staf Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Irjen Pol Desman Tarigan, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan berbagai lembaga kementerian untuk mengatasi permasalahan premanisme yang menyamar sebagai organisasi masyarakat.

Lihat Juga : Operasi Pekat Toba 2025, Polres Pematangsiantar Berhasil Amankan 20 Terduga Pelaku Pungli

“Ormas yang bermasalah mengganggu ketertiban. Kami minta Forkopimda melakukan upaya preventif, refresif terhadap premanisme. Berikan sanksi tegas,” tegasnya.

Sementara itu, Kombes Sumaryono, selaku Direktur Reskrimum Polda Sumut, menyatakan bahwa upaya pemberantasan tindakan premanisme dilaksanakan secara terintegrasi bersama dengan seluruh jajaran. Terdapat masih banyak keterlibatan organisasi masyarakat dalam berbagai bentuk tindakan premanisme.(Islino)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya