MUSI RAWAS, wartalive.co.id – Tim operasi Ilegal drilling Mapolres Musi Rawas (Mura) gabungan dengan Tim Pidsus serta Sat Intelkam dan Sat Samapta kembali berhasil meringkus terduga penimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Yang berjenis solar pada dikediaman tersangka di Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, kemarin sekitar pukul 08:00 Wib,Senin (28/11/2022).
Seperti diketahui sebelumnya, Tim operasi Ilegal drilling Musi Tahun 2022 Mapolres Mura yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Muhammad Indra Prasmeswara.
Juga telah berhasil meringkus dua tersangka terlibat dalam perkara Ilegal Driling dilahan perkebunan PT. BSC, Desa Sungai Naik Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Mura,Kamis (24/11/2022) lalu.
Kapolres Mura AKBP Achmad Gusti Hartono Sik melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Indra Prasmeswara didampingi Kanit Pidsus, Ipda Niko Rosbarinto, Rabu (30/11/2022) membenarkan bahwa tim gabungan Mapolres Mura telah berhasil meringkus salah satu tersangka penimbunan BBM bersubsidi sejenis solar.
Kemudian untuk tersangka yang diketahui beridentitas, Relly (37), asal warga RT 08, Kelurahan Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Mura.
Sekaligus Barang Bukti (BB) BBM bersubsidi jenis solar, 11 dirigen ukuran 35 liter berisikan BBM bersubsidi diduga jenis solar dengan total lebih kurang 385 liter, 10 dirigen ukuran 10 liter berisikan BBM bersubsidi.
Diduga jenis solar sebanyak lebih kurang 100 liter, 1 dirigen ukuran 5 liter berisikan BBM bersubsidi diduga jenis solar dengan total 5 liter dengan total keseluruhan BBM bersubsidi diduga jenis solar sebanyak lebih kurang 490 liter
” Sehingga kemarin,Senin (28/11), Tim Operasi Ilegal Drilling Polres Mura, yang dipimpin saya sendiri, Kasat Reskrim, berhasil meringkus tersangka penimbun BBM bersubsidi jenis solar. Diketahui tersangka bernama, Relly, dan saat ini masih dilakukan pendalaman perkara,” kata Kasat.
Ia menjelaskan,tersangka dibekuk bermula saat anggota mendapatkan informasi dari warga, bahwa tersangka melakukan penimbunan BBM bersubsidi jenis solar dirumahnya di RT 08, Kelurahan Pasar Muara Beliti.
Selanjutnya, dipimpin langsung saya sendiri bersama 6 orang anggota Unit Pidsus gabungan dengan 5 orang dari anggota Sat Intelkam beserta 5 orang anggota Sat Samapta Polres Mura, melakukan penyelidikan sekaligus penindakan.
Setiba dilokasi ternyata benar, tersangka sedang tertangkap tangan sedang melakukan kegiatan penyalahgunaan BBM bersubsidi dirumah pribadinya.
Tanpa pikir panjang, tersangka langsung ditangkap dan digelandang ke Mapolres Mura, tanpa melakukan perlawanan.
“Kebetulan, saat kami tiba dilokasi, tersangka tertangkap tangan sedang melakukan penyalagunaan solar, jadi dengan sigap anggota langsung meringkus tersangka,” jelas Kasat.
Dia menerangkan tersangka ditangkap berdasarkan laporan polisi Lp/A- 156 /XI/2022 /SPKT / SAT.RESKRIM/Res Mura/Sumsel, Tgl 28 November 2022.
Selain tersangka, anggota juga menyita BB diantaranya, 11 dirigen ukuran 35 liter berisikan BBM bersubsidi diduga jenis solar dengan total lebih kurang 385 liter, 10 dirigen ukuran 10 liter berisikan BBM bersubsidi diduga jenis solar sebanyak lebih kurang 100 liter, 1 dirigen ukuran 5 liter berisikan BBM bersubsidi diduga jenis solar dengan total 5 liter dengan total keseluruhan BBM bersubsidi diduga jenis solar sebanyak lebih kurang 490 liter, 1 buah selang dan 1 buah corong warna merah.
” Untuk tersangka telah melanggar pasal 55 UU RI No.22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi sebagaimana diubah dalam UU RI No.11 tahun 2020 tentang Cipta kerja, maka tersangka diancam hukuman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda Rp 60 miliar,”terang Kasat. (RANDY)

