Wartalive.co.id – Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, menjadi titik pelaksanaan kegiatan peresmian operasionalisasi ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual, di Kota Padangsidimpuan, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan H. Dahlan Lubis tersebut diikuti Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan diwakili Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar Maulana Harahap, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padangsidimpuan diantaranya Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, Dandim 0212/Tapsel, Letkol Inf. Dedi Harnot0o dan anggota DPRD dari Fraksi Hanura Maratama Siregar.
Turut juga hadir dalam kegiatan itu, Asisten II Rahuddin Harahap, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Ihram Kurnia Agustan, sejumlah pimpinan OPD, Kepala Desa Pudun Jae Riski Ibrahim Siregar, Danramil Kota Kapten Inf. Sudirman Pakpahan, serta undangan lainnya.
Peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu dilakukan Presiden Prabowo Subianto melalui zoom meeting sebagai bagian dari program nasional penguatan ekonomi kerakyatan berbasis Desa dan Kelurahan.
Baca Juga : Pelaku Perampokan di Rumah Wanita Ternyata Petani
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo turut didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta sejumlah pejabat pemerintah lainnya.
Peresmian tersebut menandai kesiapan operasional 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), terdiri dari 530 unit di tujuh Kabupaten di Jawa Timur dan 531 unit di delapan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
Secara virtual, yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menegaskan, pentingnya koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.
” Program KDKMP diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, memperkuat usaha masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan warga, ” kata Presiden
Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberadaan KDKMP di berbagai daerah mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat dan memperkuat menargetkan sedikitnya 20 ribu Koperasi serupa dapat beroperasi hingga Agustus 2026.
“ Dari seribu ini, dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus kita akan melompat meresmikan 30 ribu koperasi. Kalau umpamanya tidak sampai 30 ribu, kalau hanya sampai 20 ribu, saya katakan 20 ribu ini juga adalah prestasi yang saya kira jarang ditemukan di negara lain, ” ujar Presiden.
Baca Juga : Ngeri! Fuso Rem Blong Hantam Hilux di Jalur Menurun Sipirok
Presiden menyebut, dalam kurun waktu sekitar tujuh bulan, pemerintah berhasil mengoperasionalkan 1.061 koperasi lengkap dengan gedung, gudang, sistem, tenaga kerja, hingga sarana logistik seperti truk, kendaraan pikcup dan kendaraan roda tiga dan capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi berbasis desa secara nasional.
” Masing-masing koperasi mempekerjakan 17 tenaga kerja yang seluruhnya berasal dari desa setempat. Pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara juga tengah membangun 25 ribu unit koperasi tambahan dengan target 30 ribu KDKMP beroperasi penuh pada Agustus 2026, ” ungkapnya.
Usai mengikuti peresmian nasional tersebut, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, menegaskan dukungannya terhadap penguatan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.
Wali Kota juga menyambut baik dan mendukung penuh program ini dan Koperasi Merah Putih Pudun Jae harus menjadi contoh pengelolaan koperasi desa yang profesional, transparan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemko siap memberi pendampingan mulai dari manajemen, pembukuan hingga pemasaran produk.
Baca Juga : Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Jadi Sorotan, Polisi Bergerak Cepat
” Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan mendukung atas kehadiran KDKMP dan di Kota Padangsidimpuan telah berdiri di Desa Pudun Jae sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat desa, ” ujar Letnan.
Senada dengan itu, Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf Dedi Harnoto, menegaskan kesiapan TNI dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan program Koperasi Merah Putih di wilayah Padangsidimpuan.
Ia menambahkan, Babinsa di setiap desa juga akan dilibatkan untuk membantu pengawasan sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan koperasi desa.
“ Kami dari TNI, khususnya Kodim 0212/Tapsel, siap mendukung pengawalan dan pendampingan agar program ini berjalan tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan koperasi ini, ” ungkapnya.
Sedangkan Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna menyampaikan dukungan penuh terhadap program pemerintah tersebut.
Menurutnya, keberadaan koperasi dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.
“ Melalui koperasi, masyarakat diharapkan semakin mandiri dan memiliki daya saing ekonomi yang lebih baik, ” ujar Kapolres
Sementara, Kepala Desa Pudun Jae Riski Ibrahim Siregar mengaku bangga desanya dipercaya menjadi lokasi kegiatan di Kota Padangsidimpuan.
Baca Juga : Mini Bus Inova bermuatan Jerigen BBM terbakar di Lapangan Parkir Alfamidi Blok Songo.
” Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Pudun Jae karena desa kami dipilih sebagai lokasi kegiatan peresmian program nasional Koperasi Merah Putih, ” terangnya
Ia juga menegaskan, pemerintah desa siap mendukung program pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih ini
“ Kami siap bersinergi dan mendukung penuh program Koperasi Merah Putih agar dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, ” tambahnya.
Ia juga berharap program Koperasi Merah Putih dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat desa dan mempererat semangat kebersamaan warga.
” Kami berharap keberadaan koperasi ini benar-benar mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan warga desa,.” ujar Riski Ibrahim Siregar.(LDS)

