Wartalive.co.id – Kebanggaan terpancar di wajah pasangan suami istri yang berasal dari tanah Batak ketika putra mereka, siswa SMUN 01 Kec. Bunguran Timur Kabupaten Natuna berhasil terpilih jadi anggota Paskibra tahun 2024 di tanah Melayu.
Tak hanya itu, kini ia kembali berkontribusi sebagai purna Paskibra, membantu pembinaan anggota baru di tahun 2025 ini.
Niko Panggabean, seorang remaja berdarah Batak yang kini duduk di bangku kelas XII SMU Negeri 01 Bunguran Timur, Natuna.
Pada tahun 2024 lalu, ia sukses mengharumkan nama sekolah dan keluarganya dengan terpilih sebagai salah satu anggota terbaik Paskibra tingkat kabupaten di tanah Melayu.

Baca Juga : Perbana Tampilkan Budaya Batak pada Pawai HUT RI ke-80
Kini, setelah menyandang status purna Paskibra, ia aktif membantu melatih dan membimbing adik-adik anggota Paskibra yang terpilih untuk bertugas di tahun 2025.
Prestasi ini diraih pada momen peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun 2024, dan keterlibatannya sebagai pelatih purna Paskibra berlangsung sejak awal Juli hingga Agustus 2025.
Meski berasal dari Sumatera berdarah Batak, Niko Panggabean sudah Lahir, menetap dan bersekolah di Tanah Melayu, dimana ia membangun prestasi di bidang kedisiplinan, kepemimpinan, dan nasionalisme.
Menurut Niko Panggabean, menjadi anggota Paskibra bukan sekadar tugas kehormatan, melainkan bentuk pengabdian kepada bangsa, sekaligus sarana membentuk kedisiplinan, mental kuat, dan jiwa kepemimpinan.
Ia juga ingin membuktikan bahwa anak Batak di tanah perantauan mampu berprestasi dan membaur dalam keberagaman budaya.
Proses terpilihnya diawali dari seleksi ketat di tingkat sekolah, dilanjutkan ke tingkat kabupaten.
Berkat latihan disiplin, fisik, dan mental yang konsisten, ia berhasil menjadi salah satu anggota terbaik.
Kini, perannya sebagai purna Paskibra tak kalah penting, yakni menjadi mentor bagi generasi berikutnya, memberikan pelatihan baris-berbaris, tata upacara bendera, serta pembinaan mental dan etika.
Lihat Juga : Bupati Natuna Kukuhkan Anggota Paskibra HUT RI ke-80
“Saya ingin adik-adik Paskibra 2025 juga merasakan kebanggaan yang sama seperti yang saya rasakan tahun lalu. Bagi saya, ini bukan hanya soal baris-berbaris, tapi tentang membentuk karakter dan cinta tanah air,” ujar Niko.
Prestasi dan dedikasinya menjadi inspirasi tidak hanya bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Kisahnya Niko Panggabean membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah dapat mengantarkan siapa pun meraih kebanggaan dimanapun berada.(gb)

