Monday, October 12, 2026

Rico Waas Tindak Cepat Masalah Banjir di Medan Denai

Baca Juga

Wartalive.co.id – Inisiatif Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui program Gotong Royong dan Sapa Warga terus menunjukkan dampak positif. Program ini tidak hanya menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi solusi langsung terhadap berbagai persoalan yang disampaikan warga.

Salah satu contoh nyata terjadi saat kegiatan berlangsung di Jalan Tuba II–Srikandi, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, pada Sabtu (19/7/2025). Dalam kesempatan itu, warga mengadukan persoalan banjir akibat buruknya kondisi saluran drainase.

- Advertisement -

Seorang warga bernama Sutrisno menyampaikan keluhan terkait banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.

Baca Juga : Perkuat Sinergi, Balai POM Tanjungbalai Dorong Pembentukan Tim Koordinasi Pengawasan di Paluta

“Keluhan kami banjir, Pak,” ujar warga Jalan Srikandi Gang Swadaya itu.

Sutrisno menjelaskan bahwa parit di Jalan Tuba II dan Jalan Srikandi memiliki ukuran yang kecil dan belum pernah dilakukan pengorekan sejak pertama kali dibangun.

“Namun, sejak dibangun, belum pernah dikorek. Akibatnya, kalau hujan, air melimpah ke jalan, apalagi ke gang,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Rico Waas langsung memberi respon cepat dengan menegur Camat Medan Denai, Tommy P. Sidabalok, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Cemana Pak Camat ini, tak dikorek paritnya?! Janganlah tunggu kita ke sini baru paritnya dikorek,” tegur Rico Waas.

Di hadapan masyarakat, Rico Waas juga memberikan instruksi tegas agar pengorekan dilakukan segera.

“Pak, hari ini paritnya kami bersihkan sampai ke ujung-ujungnya,” ucap Rico Waas sambil memerintahkan Camat Medan Denai, dibantu oleh Dinas SDABMBK, untuk segera melakukan tindakan.

Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti. Tim dari kecamatan bergerak cepat melakukan pengorekan parit pada hari yang sama.

Lihat Juga : Sinergi DWP, PKK, dan Pemerintah Dukung Pendidikan Anak Usia Dini di Paluta

Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim peliput Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan dari Kecamatan Medan Denai, diketahui bahwa pengorekan dilakukan di Jalan Srikandi sepanjang 200 meter dengan lebar 80 cm.

Dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, sebanyak 22 personel PPPSU diterjunkan untuk membersihkan parit dari tumpukan sedimentasi setinggi 60 cm. Adapun peralatan yang digunakan mencakup mobil patroli, cangkul, sekop, bonjor, dan garukan.(Islino)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya