Wartalive.co.id — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Melalui sinergi bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, RSUD Panyabungan kini fokus melakukan transformasi menuju rumah sakit rujukan regional di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), (9/4/2026)
Komitmen tersebut disampaikan Direktur RSUD Panyabungan, dr. Muhammad Rusli Pulungan, dalam Forum Konsultasi Publik Sosialisasi dan Konsolidasi Rencana Strategis (Renstra) RSUD Panyabungan tahun 2025–2029 yang digelar di Aula RSUD Panyabungan.
Dalam pemaparannya, dr. Rusli menegaskan bahwa pengembangan rumah sakit membutuhkan anggaran yang sangat besar, sehingga diperlukan dukungan dari pemerintah pusat melalui Kemenkes.
Baca Juga : Padangsidimpuan Matangkan Persiapan Jelang Raker Komwil I APEKSI 2026 di Banda Aceh
“Hampir 90 persen pembangunan fisik RSUD Panyabungan saat ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan. Karena itu, kita memilih bersinergi daripada berjalan sendiri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak tahun 2023 RSUD Panyabungan telah ditetapkan sebagai lokus pelayanan prioritas nasional. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam meningkatkan status rumah sakit menjadi pusat rujukan utama di kawasan Tabagsel.
Adapun sejumlah layanan medis prioritas yang terus dikembangkan meliputi penanganan penyakit Kanker, Jantung, Stroke, Uro-Nefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Selain itu, pada tahun 2025 hingga saat ini, cakupan layanan juga diperluas ke bidang Non-KJSU-KIA seperti penyakit paru, kesehatan jiwa, kesehatan mata, serta Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT).
Tidak hanya pembangunan infrastruktur, dukungan Kemenkes juga diwujudkan melalui pengadaan alat kesehatan (alkes) modern. RSUD Panyabungan diketahui telah menerima bantuan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pengadaan tiga alat medis utama, yakni Catheterization Laboratory (Cath Lab), CT Scan, dan Mamografi.
Lihat Juga : Padangsidimpuan Matangkan Persiapan Jelang Raker Komwil I APEKSI 2026 di Banda Aceh
Selain itu, terdapat tambahan dukungan melalui Bantuan Presiden (Banpres) sekitar Rp22 miliar yang akan digunakan untuk memperkuat fasilitas alat kesehatan di rumah sakit tersebut.
Direktur RSUD Panyabungan yang telah menjabat selama lima tahun ini menegaskan pihaknya akan menjaga kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat dengan meningkatkan standar pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik sesuai standar nasional, agar masyarakat Mandailing Natal tidak perlu lagi berobat jauh ke luar daerah,” tegasnya.
Kegiatan forum konsultasi publik ini masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dewan Pengawas, tokoh masyarakat, insan pers, hingga perwakilan puskesmas se-Kabupaten Mandailing Natal. Forum ini menjadi wadah untuk menyatukan visi dalam mewujudkan transformasi RSUD Panyabungan sebagai rumah sakit rujukan utama Tabagsel pada tahun 2030. (Sry)
Sumber: MohgaNews

