Wartalive.co.id – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini dijalankan pemerintah daerah, peran pers tetap dinilai strategis dalam memastikan proses pembangunan berjalan transparan dan akuntabel.
Hal itu disampaikan Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunte, saat menghadiri kegiatan Pengenalan Jurnalistik bagi Stakeholder Kota Padangsidimpuan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tabagsel di Hotel Mega Permata, Sabtu (25/10/2025).
Kegiatan tersebut yang diikuti 50 peserta yang terdiri atas perangkat daerah, kepala desa, dan perwakilan organisasi masyarakat, dihadiri Ketua PWI Tabagsel Kodir Pohan beserta jajaran pengurus, sejlah pimpisn OPD, Kabag Prokopim Ery Silvana serta pejabat lainnya.
Lebih lanjut Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunte, menegaskan, keterbukaan informasi publik tidak boleh melemah, meski pemerintah sedang melakukan penyesuaian pada berbagai sektor pembiayaan.
” Efisiensi bukan berarti menutup akses informasi. Justru di saat seperti ini, kita butuh komunikasi publik yang lebih terbuka agar masyarakat tahu arah dan prioritas pembangunan daerah, ” ujar Wali Kota Letnan Dalimunte.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan insan pers menjadi sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik, karena, pemerintah daerah membutuhkan dukungan media dalam menyampaikan kebijakan pembangunan, termasuk penjelasan mengenai pengelolaan anggaran secara efektif dan transparan.
” Kami ingin masyarakat memahami bahwa efisiensi anggaran bukan pemangkasan program prioritas, melainkan upaya mengefektifkan penggunaan dana agar tepat sasaran. Pers berperan menjembatani pemahaman ini kepada publik, ” tambahnya.
Wali Kota juga menegaskan, pemerintah akan terus memperkuat koordinasi antar-perangkat daerah dalam penyampaian informasi pembangunan. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta aktif memberikan keterangan berkala terkait progres kegiatan dan capaian kinerja.
” Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima hasil pembangunan, tapi juga bagian dari proses pengawasan. Transparansi ini penting agar program pemerintah mendapat dukungan publik,” tegasnya.
Wali Kota juga mengapresiasi peran jurnalis lokal yang selama ini ikut mengawal kebijakan pembangunan di Kota Padangsidimpuan. Menurutnya, media yang berimbang dan profesional menjadi kunci keberhasilan komunikasi pembangunan daerah.
” Pers adalah garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan media yang kritis namun tetap objektif, ” ujarnya menutup sambutan.
Ketua PWI Tabagsel, H. Kodir Pohan, menegaskan, pers memiliki tanggung jawab besar untuk terus menyuarakan kebenaran dan mengedukasi masyarakat, terutama di tengah situasi ekonomi dan fiskal yang menantang.
” Pers tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga berperan menjaga keseimbangan informasi. Di tengah keterbatasan anggaran, kami tetap berkomitmen menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah daerah, ” ujarnya.
Ia menilai, masyarakat perlu terus mendapatkan informasi yang akurat mengenai arah pembangunan dan kebijakan publik agar tidak mudah terpengaruh oleh isu atau hoaks di media sosial.
” Melalui berbagai program pelatihan serta kegiatan literasi media, PWI Tabagsel berupaya memperkuat peran komunikasi publik di tingkat daerah, ” tuturnya.
Kegiatan yang diinisiasi PWI Tabagsel itu diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada peserta dan sesi foto bersama antara Wali Kota Padangsidimpuan, Ketua PWI Tabagsel, serta para peserta pelatihan.(Wan)

