Tuesday, October 13, 2026

Sampah Menumpuk di Pinggir Sungai Jembatan Jalan Lintas Timur, Warga Keluhkan Pencemaran

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kondisi sungai di sekitar Jembatan Jalan Lintas Timur, Kota Panyabungan, kian memprihatinkan. Tumpukan sampah rumah tangga terlihat menumpuk di pinggir sungai, mulai dari plastik, botol bekas, hingga sisa ranting kayu dan limbah lainnya. Kondisi ini dikeluhkan warga karena sungai yang dulunya bersih kini berubah menjadi kotor dan tercemar, (2/3/2026)

Pantauan di lokasi, menunjukkan sampah menumpuk di bantaran sungai dan sebagian sudah masuk ke aliran air. Air sungai tampak keruh dan berbau tidak sedap. Beberapa bangunan kayu di pinggir sungai juga terlihat berdiri sangat dekat dengan aliran air, sehingga memperparah kondisi lingkungan di sekitar jembatan.

- Advertisement -

Warga setempat mengungkapkan, sungai tersebut dulunya merupakan sumber air bagi masyarakat sekitar. Mereka masih bisa mandi dan mencuci di sungai tersebut karena airnya jernih dan tidak tercemar. Namun, seiring waktu, kebiasaan membuang sampah sembarangan membuat kondisi sungai berubah drastis.

Baca Juga : Truk Bermuatan “Menggunung” Kembali Lintasi Simpang Selayang

“Dulu sungai ini bersih banget, kami masih bisa mandi dan mencuci di sini. Sekarang sudah tercemar, airnya keruh dan penuh sampah,” ujar Rudi, warga sekitar jembatan.

Hal senada disampaikan Rahmat. Ia mengaku khawatir kondisi sungai yang kotor akan berdampak pada kesehatan masyarakat dan juga dapat memicu banjir saat musim hujan.

“Kalau hujan deras, sampah-sampah ini bisa hanyut kami takut nanti air meluap ke jalan,” katanya.

Menurut warga, tumpukan sampah ini bukan hanya berasal dari aliran sungai, tetapi juga dari kebiasaan sebagian masyarakat yang masih membuang sampah langsung ke bantaran sungai. Selain itu, belum adanya tempat pembuangan sampah yang memadai di sekitar lokasi membuat sungai menjadi sasaran pembuangan.

Lihat Juga : Malam Minggu di Lapangan Merdeka: Bahu Jalan Dipadati Parkir Motor, Lalu Lintas Terpantau Lancar

“Kami sudah sering mengeluh, tapi sampai sekarang belum ada pembersihan yang serius. Padahal sungai ini di tengah kota dan dekat jalan utama,” tambah Rudi.

Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan pembersihan bantaran sungai serta mengangkut tumpukan sampah yang sudah mengendap. Mereka juga meminta adanya imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai.

“Kalau bisa dibuat papan larangan buang sampah dan ada petugas yang rutin membersihkan. Supaya sungai ini bisa kembali seperti dulu,” ungkap Rahmat.

Selain itu, warga juga menginginkan adanya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai, karena sungai merupakan saluran air utama yang dapat berdampak langsung terhadap lingkungan dan permukiman di sekitarnya.

Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah masih terlihat di pinggir sungai di sekitar Jembatan Jalan Lintas Timur tanpa adanya penanganan dari pihak terkait. (Sry)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya