Wartalive.co.id – Di hadapan ratusan siswa dari SMP Negeri 2 Medan yang terletak di jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memperkenalkan sebuah program baru bernama Satpol PP Go to School. Acara perkenalan program ini berlangsung dalam sebuah upacara yang diadakan di halaman sekolah, Selasa, 3 Juni 2025, di mana tanda Duta Trantibum disematkan kepada para siswa.
Upacara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat dari Forkopimda Kota Medan, termasuk Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, perwakilan dari Dandim 0201/Medan, Plh Kasat Pol PP Wandro Malau, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, serta Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Medan, Dewi Sri Indriyati Kusuma. Dalam kesempatan itu, Rico Waas menyampaikan harapannya bahwa program Satpol PP Go to School ini dapat memotivasi semua pihak untuk bersama-sama menjaga ketentraman dan ketertiban di Kota Medan, dimulai dari lingkungan SMP Negeri 2.
Baca Juga : ABK Tewas Mengapung di Laut, Polres Pelabuhan Belawan Lakukan Visum
“Program Satpol PP goes to school bertujuan untuk mengenalkan Satpol PP fungsi dan tugasnya kepada siswa dan siswi. Selain itu program ini juga akan memberikan informasi mengenai pentingnya peraturan daerah dan bagaimana peran kita sebagai warga Medan dalam menjaga ketentraman dan ketertiban di lingkungan sekolah dan masyarakat,”kata Rico Waas.
Rico Waas menjelaskan bahwa di kota Medan, terdapat berbagai pihak yang bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum. Di antaranya adalah forkopimda, yang mencakup Polrestabes Medan, Kodim 0201/Medan, serta Pemko Medan yang diwakili oleh Satpol PP dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Semua pihak ini berperan penting dalam memastikan bahwa pendidikan di Medan dapat berjalan dengan baik.
“Dalam menjaga kota ini Satpol PP bertugas untuk menerapkan dan menjaga peraturan-peraturan daerah yang ada di kota Medan untuk ditegakkan dengan baik. Contohnya ada hal-hal yang misalnya dalam aturan Peraturan Daerah kota Medan sudah ditetapkan tapi dilanggar maka tentunya Satpol PP yang akan turun tangan ada bangunan-bangunan liar yang tidak ada izinnya tentu inilah pekerjaan dari Satpol PP,”jelas Rico Waas seraya menambahkan ini semuanya berkoordinasi dengan TNI-POLRI untuk melakukan penjagaan-
penjagaan di kota Medan.
Rico Waas menjelaskan bahwa program Satpol PP Go to School merupakan salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah kota Medan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian di kalangan generasi muda. Tujuannya adalah agar mereka lebih memahami pentingnya menjaga ketentraman dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.
“Adik-adik sekalian kita memahami pada masa sekarang tentunya adik-adik semuanya pastinya pernah mendengar anak-anak yang terlibat dalam kekerasan tawuran, narkoba, mabuk-
mabukan. ini harus dijauhkan dari diri kalian tentunya ini akan menjadi perhatian kami semua agar kalian terhindar dari hal-hal yang buruk. maka dari itu mari kita jaga bersama dan mudah-mudahan niat dari Satpol PP go to school ini bisa menjaga adik-adik sekalian jauh dari hal-hal yang buruk tadi,”ujar Rico Waas.
Rico Waas menjelaskan bahwa kehadiran Satpol PP go to school merupakan langkah konkret dari program Satpol PP untuk mengedukasi para pelajar mengenai pentingnya nilai-nilai ketertiban umum dan ketentraman. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan Medan yang tertib serta lingkungan belajar yang kondusif, sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia emas pada tahun 2045.
“Melalui program ini diharapkan siswa dan siswi akan lebih memahami tugas dan fungsi Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah dan menjaga ketertiban umum pentingnya peraturan daerah sebagai landasan hukum yang mengatur kehidupan masyarakat dan juga konsekuensi pelanggaran peraturan daerah agar siswa-siswi sadar akan dampak dari pelanggaran hukum,”ucap Rico Waas
Rico Waas berharap bahwa melalui program ini, para siswa dan siswi tidak hanya akan mendapatkan pemahaman mengenai Satpol PP dan peraturan daerah, tetapi juga akan berperan sebagai agen perubahan yang aktif. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang tertib, aman, dan nyaman.
“Sebagai pelajar kalian tidak hanya memiliki kewajiban untuk belajar tetapi juga membentuk karakter yang disiplin, bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan sosial. Karena itu penting bagi kalian untuk memahami ketertiban bukan hanya tugas aparat pemerintah tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat termasuk generasi muda”, sebut Rico Waas.
Rico Waas juga mengungkapkan harapannya bahwa dengan adanya program Satpol PP Go to School, para siswa dapat lebih memahami bahwa Satpol PP tidak hanya berfungsi sebagai penegak peraturan daerah, tetapi juga sebagai mitra dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Rico Waas percaya bahwa masa depan Kota Medan sangat bergantung pada generasi muda. Oleh karena itu, ia mendorong para siswa untuk mengisi masa muda mereka dengan kegiatan yang positif, seperti belajar dengan giat dan aktif berorganisasi. Ia juga mengingatkan agar mereka menjauhi hal-hal negatif, seperti perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan penggunaan teknologi yang tidak bijak.
“Bertemanlah dengan yang baik-baik bertemanlah dengan teman-teman yang positif dan rajin belajarnya. Kemudian cari kegiatan positif ekstrakurikuler yang positif serta berani bilang tidak jika ada yang menawarkan narkoba obat-obatan terlarang alkohol minuman keras,” jelas Rico Waas.
Di akhir pertemuan, Rico Waas menyampaikan pesan penting untuk menjadikan sekolah sebagai tempat yang nyaman, aman, dan menyenangkan. Ia mengajak semua untuk berperan sebagai agen perubahan yang dapat membawa energi positif di sekitar mereka. Selain itu, ia berharap program ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan daerah.
Sebelumnya, Plh Kasat Pol PP Wandro Malau menjelaskan bahwa program Satpol PP Go to School ini bertujuan untuk menghadapi berbagai dinamika yang dihadapi oleh generasi muda, seperti tawuran, geng motor, vandalisme, dan bullying. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk turun langsung ke lingkungan sekolah, memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya ketentraman dan ketertiban umum dalam masyarakat.
Lihat Juga : Shadiq Pasadigoe: Jaga Kesehatan dan Lingkungan di Tengah Kemarau Panjang
“Kita turun langsung ke sekolah -sekolah untuk mengedukasi pelajar terkait dengan ketentraman dan ketertiban umum serta norma yang baik di masyarakat. Melalui kegiatan ini kita berharap anak-anak dapat menjadi duta trantibum di sekolah dan di lingkungan tempat tinggalnya,”jelas Plh Kasat Pol PP.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Medan, Dewi Sri Indriati Kusuma, memberikan sambutan positif terhadap program Satpol PP Go to School. Ia menyadari bahwa saat ini, masalah yang dihadapi remaja, seperti tawuran dan bullying, semakin meningkat.(Islino)

