Medan-SMK Negeri 6 Medan menggelar Kajian Ramadan Isra Mi’raj dan Pesantren Kilat Ramadan 1445 H mulai 14-16 Maret 2024 mengambil tema : ‘Ramadan Berkualitas Iman Naik Kelas’ yang diikuti oleh 700 siswa-siswi beragama islam dari semua kelas.
Kepala SMKN 6 Hervina SPd, MS Jalan Jambi Medan, Kamis pagi (14/3/2024) menyampaikan terima kasih atas kegiatan ini. Semua siswa-siswi terus meningkatkan kualitas diri. Hal ini sesuai tema kegiatan, jika peserta didik berkualitas di bulan ramadan ini maka iman naik kelas.
“Ramadan tahun ini kita tahu di belahan bumi orang muslim di Palestina melaksanakan ibadah puasa seperti dari media sosial kita bisa lihat anak-anak di sana. Bagaimana mereka untuk makan itu susah. Jadi kami berharap anak-anak SMKN 6 dengan melihat itu ada timbul rasa empati berarti naiklah kualitasnya dengan sesama, kemudian keimanan itu naik kelas dari yang biasa,” jelasnya.
Baca Juga : TOPAZ, Bibit Sawit Unggul Andalan Petani Kelapa Sawit
Untuk pesantren ramadan materi yang disampaikan ke siswa adalah kualitas ibadah salat. Salat wajib bagi anak-anak zaman sekarang mungkin lalai dan terlupakan. Jadi dia berharap selama tiga hari ini bisalah meningkatkan keimanan mereka perbaiki salatnya.
Diharapkan dengan kegiatan Pesantren Ramadan ini bisa menumbuhkan rasa empati yang lebih lagi dari anak-anak keimanan yang kuat. Mereka bisa menjadi generasi muda yang beriman, bertaqwa dan tentunya tidak juga ketinggalan dari Iptek tetap bisa bersaing secara global.
Alumni SMKN 6 bekerjasama dengan semua siswa-siswi memberikan sumbangan pakaian yang layak bagi anak-anak serta donasi yang terkumpul kepada warga Palestina. Sumbangan ini sudah yang ketiga kalinya. Bantuan ini pula sebagai bentuk untuk meningkatkan aspek kepedian sosial bagi sesama umat yang membutuhkan pertolongan.
Lihat Juga : Pj Gubernur Pastikan Pemerintah Benahi Infrastruktur Jalan Daerah
Ceramah Isra Mi’raj disampaikan oleh Ustadz Abu Azka. Ia mengatakan, Allah SWT dalam Al Quran menekankan pentingnya siswa-siswi patuh dan taat menjaga waktu salat lima waktu. Salat menjadi pilar menuju kesuksesan di masa mendatang.
“Marilah tegakkan salat tepat waktu. Rajin salat dan giat belajar serta bekerja yang dapat menjadikan diri pribadi sebagai insan yang sukses. Jika ingin menjadi anak-anak yang membahagiakan orang tua maka tegakkan salat yang paling utama,” jelas alumnus UIN Sumatera Utara ini.
Ia menegaskan, jika mau jadi sukses maka tingkatkan salat. Kunci menuju kemenangan dan kebahagian harus menjaga salat fardhu dan sunnah setiap hari sesuai syariat Islam. (IS)
Editor : Indra Sikoembang

