Wartalive.co.id – Menanggapi fenomena keterbatasan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi sejak 31 Januari lalu, Kepolisian Resor (Polres) Padangsidimpuan mengambil langkah proaktif dengan menyiagakan personel di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukum mereka (3/2)
Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran penyaluran bahan bakar serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat. Personel kepolisian tidak hanya bertugas melakukan pengamanan, tetapi juga mengatur arus lalu lintas di sekitar area SPBU guna mencegah terjadinya kemacetan akibat antrean kendaraan yang memanjang
Pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka terus melakukan pemantauan intensif terhadap jadwal distribusi BBM. Berdasarkan koordinasi dengan Depot Pertamina Sibolga, keterlambatan pasokan ini diketahui bersumber dari kendala suplai pusat. Meski demikian, pihak berwenang memastikan bahwa pengiriman menuju Kota Padangsidimpuan tetap berjalan dan dalam pengawasan ketat
Baca Juga : Pasokan Kembali Normal, Antrean BBM di SPBU Padangsidimpuan Mulai Menurun
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., melalui pesan resminya menghimbau agar warga tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying
​”Kami meminta masyarakat untuk tetap sabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kerjasama masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga ketertiban bersama,” tegas Kapolres
Polres Padangsidimpuan melalui Humas juga menekankan agar warga tidak terpancing isu yang tidak benar dan tetap tenang. Masyarakat diminta untuk melakukan pembelian sesuai kebutuhan normal saja (Asrif)

