Monday, October 12, 2026

Tapsel Tancap Gas, Gus Irawan Buka Musrenbang 2027, Fokus Bangkit Pasca Bencana

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Sarasi, Kompleks Perkantoran Bupati di Sipirok, Senin (30/3/2026).

Kegiatan strategis tahunan ini dibuka langsung oleh Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, dihadiri Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Achmad Fadly Dalimunthe, Wakil Ketua DPRD, Abdul Basith, Sekda Tapsel Sofyan Adil, Forkopimda, Staf Ahli Bupati, para Asisten pimpinan OPD, Camat, pimpinan organisasi serta undangan lainnya.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu menegaskan, Musrenbang bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum penting untuk menentukan arah kebangkitan daerah pasca bencana sekaligus pijakan menuju fase ekspansi pembangunan.

Baca Juga : Sumut Zero Pengungsi, Korban Bencana Kini Tempati Huntara dan Huntap

“ Musrenbang ini menjadi titik penting untuk memastikan pembangunan kita lebih tangguh, adaptif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, ” ujar Gus Irawan.

Menurutnya, Musrenbang RKPD sendiri merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 yang mengharuskan proses perencanaan pembangunan dilakukan secara partisipatif, terarah, dan berkelanjutan.

Bupati menjelaskan, Musrenbang tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025 – 2029, sehingga diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian pembangunan.

Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Tapsel pada 2025 masih berada di atas 5 persen, meski sempat tertekan hingga 2,4 persen pada triwulan terakhir akibat bencana.

Bencana yang melanda sebelumnya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan kerugian ekonomi diperkirakan mencapai Rp2,7 triliun.

” Lebih dari 3.000 hektare sawah mengalami gagal panen, sementara sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah dengan kontribusi sekitar 43 persen terhadap PDRB, ” katanya.

Mengusung tema percepatan pemulihan pasca bencana yang terintegrasi, Bupati menekankan bahwa pembangunan ke depan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

Dalam arah kebijakan pembangunan 2027, Bupati memaparkan lima prioritas utama, yakni rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur dasar, pemulihan sosial dan peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan ketahanan bencana daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta menjaga keberlanjutan pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan sejumlah capaian kinerja pemerintah daerah, di antaranya peningkatan nilai SAKIP dari kategori CC menjadi B, capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK yang naik ke zona hijau dan masuk peringkat lima di Sumatera Utara, serta perolehan penghargaan SDGs tingkat nasional.

“ Alhamdulillah, tidak ada lagi korban bencana yang merayakan Idul Fitri di tenda pengungsian. Ini bukti nyata kolaborasi seluruh pihak, ” ungkapnya.

Melalui Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Tapsel berharap dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang kolaboratif, adaptif terhadap bencana, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

” Tapsel Bersinergi, Tapsel Bangkit, menuju ekspansi pembangunan daerah, ” terangnya

Sementara itu, Gubsu yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Achmad Fadly Dalimunthe, menyampaikan, pembangunan provinsi saat ini memasuki fase strategis, di mana tahun 2027 ditetapkan sebagai fase ekspansi pembangunan.

” Fokus pembangunan Sumut diarahkan pada peningkatan konektivitas wilayah, penguatan ketahanan bencana, peningkatan kualitas layanan publik, modernisasi pertanian, serta pengembangan pariwisata dan kawasan industri, ” terangnya.

Lihat Juga : Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD, Bobby Nasution Paparkan Peningkatan Makro Ekonomi Sumut

Kepala Bappeda Tapsel, Chairul Rizal Lubis, menjelaskan, Musrenbang RKPD merupakan tahapan akhir dari proses panjang perencanaan yang dimulai dari tingkat desa hingga forum perangkat daerah.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Pemerintah Provinsi, Perbankan dan lembaga statistik.

Dukungan juga datang dari DPRD Tapsel yang menegaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 memiliki tantangan besar karena fokus pada percepatan pemulihan pasca bencana yang terjadi pada November 2025.
.
“ DPRD Tapsel mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan dan kebangkitan ekonomi masyarakat, ” tegas Wakil Ketua DPRD Tapsel Abdul Basith Dalimunthe.(Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya