Wartalive.co.id – Kabar gembira datang dari Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Tapanuli Selatan. Pasalnya sebanyak 18 siswa MAN IC Tapsel berhasil lolos verifikasi administrasi tahap pertama dalam proses seleksi penerimaan kadet mahasiswa Program Sarjana (S-1) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Tahun Ajaran 2025/2026.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala MAN IC Tapanuli Selatan, Abdul Hakim Siregar, saat ditemui di sela persiapan acara pelepasan siswa kelas XII, Jumat (11/4/2025).
Kepala MAN IC Tapsel mengatakan bahwa Universitas Pertahanan RI memang menjadi prioritas utama bagi siswa/i MAN IC Tapsel. Disana mereka mendapatkan pendidikan terpadu, baik akademik maupun jasmani. Hal ini sejalan dengan visi dan misi madrasah kami, yakni mencetak generasi berilmu, beriman, dan berkarakter pemimpin.
Baca Juga : Hatunggal Siregar Pimpin KONI Sumut Periode 2025-2029
Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan yang diterapkan madrasah melalui pendekatan analisis SWOT—dengan memahami kekuatan, keterbatasan, peluang, dan tantangan yang ada. “Saat ini, dua alumni kami telah menjadi kadet militer aktif, dan dua lainnya sedang menempuh pendidikan di Unhan. Tahun ini, kami berharap jumlah yang diterima akan meningkat,” imbuhnya.
Berikut nama-nama 18 siswa yang lolos verifikasi tahap I:
Abiyu Zhufar Susetio, Alika Sarira, Alwan Hidayat Sitompul, Arya Padli Ramdhani S., Faiz Fadhil Lubis, Fatih Primana Rangkuti, Ihza Tondi Alrasyid Siregar, Iskandar Yunus Hasibuan, Isra Al-Levy, Khoirul Ramadhan Pulungan, Nandri Deni Cantika, Novry Dzakirah Siregar, Raihanah Shafiqah Adrya Tanjung, Salsabila Ramadhani Daulay, Silvy Tiara Saputri Siregar, Siti Aisyah Harahap, Shafwan Nabil Nasution, dan Thoriq Nuryagid Dalimunthe.
Meski telah lolos tahap awal, perjuangan para siswa belum berakhir. Mereka masih harus mengikuti serangkaian seleksi ketat sesuai jadwal resmi dari Unhan RI.
Lihat Juga : Bakar Rumah Adik Kandung, Polres Sergai Cepat Amankan Pelaku
“Program ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen di madrasah—para guru, pembina asrama, pelatih, dan tentu saja para siswa yang terus ditempa secara akademik, spiritual, emosional, dan fisik. Namun untuk memperkuat persiapan, kami juga masih sangat membutuhkan dukungan sarana, prasarana, dan pendanaan, khususnya di bidang olahraga,” jelas Hakim.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata keseriusan MAN IC Tapanuli Selatan dalam membangun generasi unggul dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara melalui jalur pertahanan dan pendidikan tinggi strategis.(Tamrin)

