Wartalive.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan melalui kegiatan exit meeting hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut), berlangsung di ruang audiensi Wali Kota Padangsidimpuan, Senin (16/3/2026).
Exit meeting tersebut dihadiri Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, Sekretaris Daerah Rahmat Marzuki Nasution, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Ketua tim pemeriksa BPK, Ditha Novia C. Sinaga, dalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah catatan penting sebagai bagian dari proses pembinaan dan penguatan sistem pengelolaan keuangan daerah.
Menanggapi hal itu, Pemko Padangsidimpuan memandang hasil pemeriksaan tersebut sebagai momentum strategis untuk melakukan penyempurnaan tata kelola sekaligus memperkuat sistem pengendalian internal di seluruh perangkat daerah.
Wali Kota Padangsidimpuan menegaskan, pemeriksaan yang dilakukan bukan sekadar evaluasi, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
“ Pemeriksaan ini adalah bentuk penguatan tata kelola, bukan sekadar evaluasi. Kita harus menjadikannya sebagai momentum untuk memperbaiki sistem, meningkatkan kualitas administrasi, serta memperkuat akuntabilitas kinerja pemerintahan, ” ujar Letnan Dalimunthe.
Ia juga menginstruksikan seluruh OPD agar segera menyusun langkah-langkah tindak lanjut yang terukur dan terkoordinasi, guna memastikan perbaikan berjalan cepat dan tepat sasaran.
“ Saya minta seluruh OPD bekerja secara profesional, fokus pada penyempurnaan sistem, dan memastikan setiap proses pengelolaan keuangan berjalan sesuai regulasi. Kita ingin tata kelola keuangan daerah semakin kuat dan memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik, ” tegasnya.
Pemko Padangsidimpuan optimistis bahwa sinergi seluruh perangkat daerah, dukungan sistem pengawasan internal, serta pembinaan dari lembaga pemeriksa akan semakin memperkuat kualitas laporan keuangan daerah dan tata kelola pemerintahan secara keseluruhan.
Sementara, Sekretaris Daerah Rahmat Marzuki Nasution menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan konsolidasi menyeluruh untuk mempercepat tindak lanjut atas hasil pemeriksaan tersebut.
“ Seluruh perangkat daerah diminta proaktif dan responsif. Kita akan memperkuat koordinasi, monitoring, serta evaluasi berkala agar setiap catatan dapat ditindaklanjuti secara optimal dan menjadi pembelajaran institusional, ” ujarnya.(Wan)

