Monday, October 12, 2026

Tito Karnavian : Huntara Jadi Bukti Nyata Pemulihan Pasca Bencana

Baca Juga

Wartalive.co.id – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pemulihan Pasca bencana Sumatera, Prof. Dr. Tito Karnavian, menegaskan, percepatan pemulihan pasca bencana menjadi prioritas utama pemerintah agar masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan normal.

Hal itu disampaikan Tito Karnavian yang juga Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI), saat meresmikan Huntara untuk korban bencana Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Utara (Taput), yang dipusatkan di Kelurahan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel, Kamis (5/2/2026).

- Advertisement -

” Huntara ini bukan hanya soal bangunan, tetapi tentang memastikan masyarakat bisa kembali hidup dengan layak, aman dan bermartabat setelah bencana. Negara tidak boleh absen dalam situasi seperti ini, ” tegas Tito Karnavian dalam sambutannya.

Baca Juga : Kasus Suami Bakar Istri di Paluta, Polisi Beberkan Motif Pelaku

Ia menyampaikan, Huntara adalah bagian penting dari strategi pemulihan pasca bencana. Ini memastikan masyarakat tidak terlalu lama berada di pengungsian dan dapat hidup lebih layak sambil menunggu hunian permanen dibangun.

Menurutnya, Huntara menjadi jembatan penting sebelum hunian tetap dapat direalisasikan dan di Kabupaten Tapsel sendiri sebanyak 250 unit Huntara diresmikan.

” Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana harus dilakukan secara terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah agar masyarakat tidak terlalu lama berada di pengungsian, ” katanya

Selaku Ketua Satgas PRR. Menurut Tito, pemulihan pasca bencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup aspek sosial, psikologis dan ekonomi masyarakat.

Lihat Juga : Penggerebekan Warga Ungkap Dugaan Narkotika di Muara Batangtoru

Karena itu, kehadiran Huntara diharapkan mampu mengembalikan rasa aman serta stabilitas kehidupan warga terdampak bencana.

Tito juga mengapresiasi peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung program pemulihan pasca bencana.

” Sinergi pusat dan daerah adalah kunci. Tanpa kerja sama yang solid, percepatan pemulihan tidak akan berjalan optimal, ” ujarnya.

Tito Karnavian juga menegaskan, bantuan ini merupakan bagian dari upaya terpadu lintas kementerian dan pemerintah daerah.

” Pada pekan depan pemerintah akan mengeksekusi pencairan dana ganti rugi bagi rumah warga yang rusak akibat bencana. Dana sebesar Rp60 juta akan diberikan untuk rumah rusak berat, sementara Rp30 juta dialokasikan bagi rumah dengan kategori rusak ringan, ” ungkapnya.

Baca Juga : Layanan Makin Berkualitas, Indeks Pelayanan Publik Pemprov Sumut Naik Signifikan

Sementara, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu menyampaikan, Huntara bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan simbol harapan baru bagi masyarakat terdampak bencana.

“ Ini menjadi tempat anak-anak kembali belajar tanpa rasa cemas, ruang keluarga untuk berkumpul, sekaligus bagian dari pemulihan psikososial masyarakat, ” ungkapnya.

Gus Irawan menambahkan, keberadaan hunian sementara juga berperan penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan memastikan roda kehidupan masyarakat tetap berjalan sembari menunggu hunian permanen terwujud.

Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel, Bupati Tapsel mengucapkan terima kasih kepada Satgas PRR Pasca bencana Sumatera, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan seluruh jajaran pemerintah pusat.

” Ini membuktikan bahwa negara hadir dan meninggalkan pesan kuat bahwa di balik setiap bencana selalu tumbuh solidaritas, ” tutup Gus Irawan.

Lihat Juga : Pastikan Pelayanan Kesehatan Meningkat, Wagub Sumut Sambangi Pasien Kanker di RS Haji Medan

Dalam kunjungan kerja ke Tapsel Tito Karnavian didampingi Kepala BNPB Suharyanto dan kedatangannya disambut Gubsu Bobby Nasution, Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Harry Pahlevi, Anggota DPRD Sumut Abdul Rahim Siregar, Ketua DPRD Padangsidimpuan Sri Fitrah Munawaroh, Plt Sekda Kota Rahmat Marzuki, Forkopimda Tapsel dan Padangsidimpuan serta jajaran OPD Tapsel terkait.

Kegiatan peresmian tersebut dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) serta bantuan logistik kepada perwakilan penerima manfaat bagi warga terdampak bencana di Desa Tandihat, Kabupaten Tapsel.

Disamping itu, sebanyak 200 unit Huntara Huntara yang dibangun di Kelurahan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel diserahkan kepada masyarakat yang terdampak bencana, sebagai solusi sementara sambil menunggu pembangunan rumah permanen bagi warga korban bencana. (Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya