Wartalive.co.id – Tim Walet Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan berhasil menangkap pelaku pencurian yang membobol sebuah toko fotokopi di Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan beberapa waktu lalu.
Penangkapan ini dilakukan setelah penyelidikan atas laporan polisi LP/B/10/I/2025/SPKT/Polres Padangsidimpuan / Polda Sumut, tertanggal 8 Januari 2025. Pelaku berinisial RTA (30) diamankan petugas saat berada di salah satu rumah warga, Selasa (25/2/2025), sekira pukul 11.00 Wib.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Wira Prayatna melalui Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP H. Naibaho, mengatakan, kejadian pencurian terjadi Rabu (8/1/2025), sekira pukul 02.00 Wib, saat karyawan fotokopi Ivan Raika Siregar hendak membuka toko namun ia mendapati pintu belakang toko sudah terbuka.
Baca Juga : Pengedar Sabu dan Ganja Ditangkap di Tapsel
Beberapa saat kemudian, pemilik toko, Amar Makruf Siagian, tiba dan mendapati berbagai barang dagangan telah hilang, termasuk perlengkapan alat tulis, kertas, speaker komputer, hingga pakaian.
Atas kejadian tersebut, korban melaporkannya ke Polres Padangsidimpuan dan dengan gerak cepat tim Sat Reskrim melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan melakukan olah TKP.
Setelah pendalaman, tim mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka di Kelurahan Sihitang dan langsung diamankan petugas berikut menyita sejumlah barang bukti.
” Setelah mendapatkan informasi, tim langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan tersangka dan saat diperlihatkan rekaman CCTV, tersangka mengakui perbuatannya, ” ujar Kasat Reskrim AKP H. Naibaho.
Kasat Reskrim mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha, agar meningkatkan keamanan dengan memasang CCTV dan memperketat sistem keamanan menjelang bulan puasa.
Lihat Juga : Polres Padangsidimpuan Edukasi Siswa tentang Hukum, Pungli dan Narkoba
Ia juga meminta masyarakat untuk segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau kantor polisi terdekat jika melihat aktivitas mencurigakan guna mencegah aksi kejahatan di wilayah tersebut.
” Pastikan rumah dan toko terkunci, jendela tertutup, dan barang berharga disimpan dengan aman. Kami juga mengajak warga dan perangkat kelurahan untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan seperti Siskamling, ” tambahnya. (Lds)

