Monday, October 12, 2026

Tragis, Pelajar Tewas Akibat Jalan Berlubang di Matraman

Baca Juga

Wartalive.co.id – Insiden maut kembali terjadi di jalanan ibu kota akibat infrastruktur yang buruk. Seorang pelajar dilaporkan tewas di tempat setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam lubang jalan di kawasan Matraman, Jakarta Timur, pada Senin pagi (9/2). Kecelakaan tunggal ini menambah daftar panjang korban jiwa akibat kurangnya pemeliharaan fasilitas publik.

Pagi itu sedianya berjalan normal bagi korban. Layaknya siswa pada umumnya, ia sempat berpamitan kepada kedua orang tuanya dengan penuh semangat untuk menuntut ilmu di sekolah. Namun, takdir berkata lain ketika perjalanan rutin menuju sekolah tersebut justru menjadi perjalanan terakhir bagi sang pelajar di tengah hiruk pikuk lalu lintas Jakarta.

- Advertisement -

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, korban tengah melaju dengan kecepatan sedang di Jalan Matraman Raya menuju arah Salemba. Kondisi jalan yang tidak rata membuat korban tidak sempat menghindar saat ban motornya terperosok ke dalam lubang yang cukup dalam, hingga menyebabkan ia kehilangan kendali dan terpental dari kendaraannya.
“Korban melaju dari arah Matraman Raya menuju Salemba, sepeda motor korban menghantam lubang di jalan, hilang kendali, kepalanya terbentur, dan meninggal di tempat” ujar saksi (9/2).

Baca Juga : Kian Usang, Bus Medan Jaya ‘Tua’ Masih Melintas di Jalanan Kota Medan

Benturan keras pada bagian kepala saat terjatuh disinyalir menjadi penyebab utama korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Meski sempat mendapatkan perhatian dari warga sekitar yang berusaha menolong, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Lubang jalan yang menganga tersebut terbukti menjadi jebakan maut yang sangat fatal bagi pengendara roda dua.

Isak tangis dan teriakan histeris pecah saat sang ibu tiba dan mengetahui buah hatinya telah tiada. Sang ibu tak kuasa menahan duka mendalam mendapati kenyataan bahwa anaknya yang baru saja mencium tangannya untuk berpamitan sekolah, kini terbujur kaku di aspal jalanan. Kesedihan pihak keluarga menjadi gambaran nyata betapa mahalnya harga yang harus dibayar akibat kelalaian pemeliharaan jalan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan.

Peristiwa ini kembali memicu kritik tajam dari masyarakat mengenai kelayakan infrastruktur di kota besar sekelas Jakarta. Keberadaan jalan berlubang di jalur protokol bukan hanya masalah estetika kota, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan nyawa warga. Publik mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh agar tragedi serupa tidak kembali terulang (Febrian).

Lanjut Baca : “Galian Proyek di Jalan Karya Wisata Ganggu Lalu Lintas dan Ancam Keselamatan Pengendara”

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya