Monday, October 12, 2026

Truk CPO Terguling di Pasar Melintang, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Baca Juga

Wartalive.co.id – Sebuah kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit truk tangki terjadi di kawasan Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Insiden yang berlangsung pada pagi hari Kamis, (08/01/2026) ini sempat mengejutkan warga sekitar dan para pengguna jalan yang tengah melintas di jalur lintas Sumatera (Jalinsum) tersebut.

Insiden kecelakaan tunggal dilaporkan menimpa sebuah truk pengangkut minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) baru-baru ini. Berdasarkan kronologi yang berhasil dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula ketika sang sopir diduga kehilangan kendali atas kendaraannya sehingga menghantam pembatas jalan atau trotoar dengan cukup keras. Benturan hebat tersebut mengakibatkan kerusakan fatal pada bagian kaki-kaki kendaraan, yang memicu lepasnya kedua roda bagian depan truk secara bersamaan.

- Advertisement -

Akibat hilangnya keseimbangan setelah ban terlepas, truk besar tersebut langsung terguling dan melintang di tengah badan jalan. Posisi truk yang terbalik menyebabkan tangki muatan mengalami kebocoran besar, sehingga ribuan liter minyak CPO tumpah ruah membanjiri aspal. Kondisi ini sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian menjadi tersendat karena licinnya permukaan jalan yang tertutup cairan minyak.

Baca Juga : Dukung Penyediaan Hunian Layak, Kantah dan Pemko Padangsidimpuan Lakukan Survei Tahap II di Pulo Bauk

Meski kondisi kendaraan mengalami kerusakan yang cukup parah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini. Sopir truk dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dan keluar dari kabin dalam keadaan selamat. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, sang pengemudi tidak mengalami luka serius yang berarti, meskipun tampak masih mengalami syok akibat kecelakaan yang baru saja dialaminya.

Namun, di tengah kemalangan tersebut, muncul pemandangan yang memprihatinkan ketika warga di sekitar lokasi kejadian justru berbondong-bondong datang membawa wadah untuk mengambil tumpahan minyak. Sang sopir hanya bisa terdiam dan pasrah menyaksikan muatan yang seharusnya ia antar dijarah oleh massa. Fenomena ini menambah beban kerugian bagi pihak pemilik muatan, sementara sang sopir tak berdaya untuk menghalangi tindakan warga yang jumlahnya cukup banyak.

Sejumlah aparat kepolisian dikabarkan sudah berada di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan mengatur lalu lintas. Namun, pihak kepolisian dilaporkan belum mengambil tindakan tegas guna membubarkan aksi penjarahan minyak yang dilakukan oleh warga tersebut. Saat ini, fokus utama petugas masih tertuju pada proses evakuasi bangkai truk dan upaya pembersihan sisa tumpahan minyak agar jalanan kembali aman untuk dilalui.(Febrian)

Sumber: Sumutnusantara

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya