Wartalive.co.id – Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna, resmikan Tugu Salak Knalpot Brong Pos Lantas Kota Padangsidimpuan di Jalan Merdeka, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Jumat (13/6/2025).
Peresmian Tugu Salak Knalpot Brong Pos Lantas tersebut dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Padangsidimpuan, dihadiri Wali Kota Padangsidimpuan diwakili Asisten I Setda Kota Padangsidimpuan Iswan Nagabe, mewakili Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan AKP Jonni Silalahi, Kepala Dinas Perhubungan Alfian Pane, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, perwakilan Jasa Raharja, Ketua Bhayangkari Cabang Padangsidimpuan Ny. Wira Prayatna, para Kepala Sekolah, pimpinan perusahaan, serta perwakilan Polisi Cilik dan PKS.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, dalam sambutannya menyampaikan, Tugu Salak Knalpot Brong bukan hanya sekadar landmark, tetapi merupakan simbol edukasi lalu lintas yang kreatif dengan mengangkat budaya lokal Kota Padangsidimpuan, yakni buah salak sebagai ikon daerah.
“ Berdasarkan data Satlantas Polres Padangsidimpuan, sepanjang tahun 2025 telah terjadi 18 kasus kecelakaan lalu lintas. Ini menjadi perhatian serius, dan kami berupaya menekan angka tersebut melalui pendekatan yang lebih edukatif dan kreatif, ” ujar Kapolres.
Kapolres menyatakan, permasalahan lalu lintas, khususnya pelanggaran penggunaan knalpot brong, selama ini menjadi keluhan dan keresahan masyarakat.
Suara bisingnya mengganggu kenyamanan dan bahkan dapat menimbulkan potensi konflik sosial. Oleh karena itu, perlu ada pendekatan yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga edukatif dan kreatif.
” Melalui tugu ini, kami berharap, masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan dan ketertiban di jalan raya, generasi muda memahami bahwa disiplin berlalu lintas adalah bagian dari budaya yang harus ditanamkan sejak dini, pelanggaran yang sering dianggap sepele, seperti penggunaan knalpot brong, dapat dicegah melalui pendekatan visual dan emosional, ” katanya.
Wali Kota Padangsidimpuan diwakili Asisten I Setda Kota Padangsidimpuan Iswan Nagabe, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Kapolres dan jajaran, atas kreativitas dan inisiatif luar biasa dalam menciptakan sebuah ikon edukatif yang sarat pesan moral, yaitu Tugu Salak Knalpot Brong.
Permasalahan knalpot brong bukan hanya soal pelanggaran lalu lintas, tetapi juga menyangkut kenyamanan, ketertiban umum, bahkan bisa memicu konflik sosial.
” Tugu ini hadir sebagai simbol kampanye moral, yang mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih sadar dan patuh terhadap aturan lalu lintas, ” harap Wali Kota
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padangsidimpuan Alfian Pane, mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres Padangsidimpuan, khususnya Satlantas, atas inisiatif dan inovasi luar biasa melalui pembangunan Tugu Salak Knalpot Brong ini.
” Tugu ini bukan hanya menjadi simbol atau landmark semata, tetapi juga sarana edukatif yang mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal kita, yaitu buah salak sebagai identitas daerah, ” terangnya
Sebelumnya Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan AKP Jonni Silalahi, melaporkan, tugu ini memiliki lima manfaat utama dalam edukasi lalu lintas, yakni, meningkatkan kesadaran masyarakat, mengurangi angka kecelakaan, menumbuhkan disiplin berlalu lintas, neningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mengembangkan budaya keselamatan berlalu lintas
” Tugu ini diharapjan jadi edukasi sekaligus menjadi simbol kampanye untuk mengajak masyarakat agar tidak lagi menggunakan knalpot brong, yang selama ini menjadi permasalahan dan pelanggaran dominan di jalan raya, ” ucap Kasat Lantas (Lds)

