Wartalive.co.id – Kondisi aliran Sungai Aek Mata di bawah jembatan wilayah Panyabungan tampak memprihatinkan. Sejumlah ranting pepohonan, kayu, dan sampah rumah tangga terlihat menumpuk di sekitar tiang penyangga jembatan, (5/3/2026)
Tumpukan material tersebut diduga terbawa arus saat hujan deras beberapa waktu lalu dan hingga kini belum dibersihkan. Warga sekitar khawatir kondisi ini dapat menghambat aliran air sungai dan memicu luapan air apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Salah seorang warga sekitar, Rini, mengaku resah dengan kondisi tersebut.
Baca Juga : Pendakwah Asal Palestina Isi Tausiah Ramadan di Masjid Agung Aek Godang
“Kami takut nanti kalau hujan deras lagi, air sungai meluap karena ranting-ranting ini menyumbat aliran. Kalau tidak cepat dibersihkan, bisa banjir ke rumah warga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Imam, sebagai penjual di tepi jalan, yang meminta perhatian dari pihak terkait.
“Setiap musim hujan, sampah dan kayu pasti tersangkut di bawah jembatan ini. Kami berharap ada pembersihan rutin supaya tidak jadi masalah besar,” katanya.
Warga berharap instansi terkait segera melakukan pembersihan material kayu dan sampah di sekitar jembatan Aek Mata guna mencegah terjadinya banjir serta menjaga kelancaran aliran sungai.
Hingga saat ini, kondisi tumpukan ranting masih terlihat cukup tebal dan berpotensi semakin bertambah jika hujan kembali mengguyur wilayah Panyabungan. (Sry)

