Tuesday, October 13, 2026

Wabup Atika: Perlu Long Arm Excavator untuk Tangani Irigasi Secara Menyeluruh

Baca Juga

Wartalive.co.id – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, meninjau langsung pengerukan sedimen saluran irigasi di Kecamatan Hutabargot pada Jumat, 18 Juli 2025. Dalam kunjungannya, ia menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut masih bersifat sementara.

“Penanganan yang komprehensif masih terkendala di alat berat. Kami masih mencari alat berat yang long arm,” kata dia didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Meinul Lubis, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taufik Zulhandra Ritonga, dan Kepala Bidang Tanaman Pangan Juli Hidayah.

- Advertisement -

Ia menerangkan bahwa penggunaan excavator biasa justru berisiko merusak struktur saluran irigasi sekunder dan tersier, sehingga perlu alat khusus agar pekerjaan bisa dilakukan secara optimal.

Baca Juga : KKSU 2025 Dorong UMKM dan Fesyen Sumut Tembus Pasar Ekspor

“Tapi, untuk sementara sepanjang jalan ini yang sudah dikeruk sudah banyak,” sebut dia.

Atika menyebutkan, langkah sementara ini setidaknya telah membantu mengatasi distribusi air ke sawah di wilayah Hutabargot. Namun demikian, area hilir seperti Kecamatan Panyabungan Utara dan Nagajuang masih terdampak akibat sedimen yang belum tertangani.

Menurutnya, salah satu penyebab utama sedimentasi di saluran irigasi adalah aliran Aek Siaporas yang langsung masuk ke jaringan irigasi. Saat volume air meningkat, sedimen ikut terbawa dan menyumbat saluran.

“Kami tadi minta mencari solusi permanen Aek Siaporas kalau nanti debitnya naik, bagaimana itu nanti sedimennya tidak masuk ke irigasi,” sebut wakil bupati.

Lebih lanjut, Atika menegaskan bahwa penanganan secara menyeluruh akan segera dilakukan, dan alat berat yang dibutuhkan akan segera dikerahkan dalam waktu dekat.

Lihat Juga : Kepedulian Kapolres Padangsidimpuan Terhadap Anak dan Perempuan Diapresiasi Negara

“Kami minta pekan depan paling lama sudah ada itu alat beratnya yang long arm supaya petani tidak terlambat masuk musim tanam,” pungkas Wabup Atika.

Sebagai informasi, sekitar 2.885 hektare lahan sawah yang tersebar di Kecamatan Hutabargot, Panyabungan Utara, dan Nagajuang terancam gagal tanam akibat gangguan aliran air dari saluran irigasi Batang Gadis.(Tamrin)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya