Wartalive.co.id – Pasca bencana banjir yang melanda Desa Goti, masyarakat setempat menunjukkan sikap tanggap dan kreatif dalam memanfaatkan material sisa bencana.
Tumpukan pasir dan kerikil yang terbawa arus banjir kini dimanfaatkan warga sebagai bahan bangunan untuk berbagai keperluan, mulai dari perbaikan rumah hingga penghasilan tambahan bagi warga
Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin (112/01/2026), banyak warga mengumpulkan material pasir yang mengendap di sepanjang parit dan badan jalan. Material tersebut sebelumnya menutupi saluran air dan sebagian bahu jalan, namun kini diolah kembali menjadi bahan yang bernilai guna.
Baca Juga : Tanam Sejuta Pohon, Bobby Tegaskan Jaga Lingkungan Tugas Bersama
Rifai, Seorang warga setempat mengatakan bahwa pemanfaatan pasir bekas banjir ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi. “Daripada dibiarkan menumpuk dan mengganggu akses jalan, lebih baik kami manfaatkan untuk memperbaiki rumah atau kami jual. Lumayan bisa tambahan uang belanja,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat ekonomis, langkah ini juga berdampak positif terhadap lingkungan. Tumpukan material yang semula berpotensi menghambat aliran air dan membahayakan pengguna jalan, kini berangsur berkurang. Kondisi parit pun mulai kembali normal, sehingga risiko genangan saat hujan dapat diminimalisir.
Taufiq, seorang yang mengumpulkan pasir mengatakan hasil pengumpulan pasir walaupun tidak besar, tapi cukup untuk membatu memenuhi kebutuhan harian,
“Satu kubik kami jual dengan harga 70rb” Katanya
Fenomena ini mencerminkan semangat gotong royong dan kearifan lokal masyarakat Desa Goti dalam menghadapi dampak bencana. Di tengah keterbatasan, warga mampu mengubah sisa-sisa musibah menjadi peluang untuk bangkit dan memperbaiki kehidupan mereka (Asrif)

