Wartalive.co.id – Pemandangan tak biasa terlihat di kawasan Flyover Jamin Ginting, Medan. Beberapa orang tertangkap kamera tengah bermukim dan menjadikan kolong jembatan layang Jamin Ginting sebagai tempat tinggal, pada Senin (26/01). Kehadiran sosok tersebut mulai memicu perhatian publik dan kekhawatiran masyarakat yang kerap melintas di area sibuk tersebut.
Di lokasi tersebut, terlihat tumpukan barang-barang bekas dan perlengkapan tidur sederhana yang diletakkan di sudut beton, menciptakan kesan kumuh di salah satu gerbang masuk utama Kota Medan. Herman, salah seorang warga sekitar yang setiap harinya beraktivitas di kawasan tersebut, memberikan kesaksiannya. Ia mengaku sudah melihat keberadaan orang tersebut selama kurang lebih dua minggu terakhir.
Menurut pengamatannya, orang yang tinggal di sana sehari-harinya menjadi pemulung barang bekas. “Saya sudah lihat mereka di situ sekitar dua mingguan. Sepertinya memang pemulung, karena setiap hari dia membawa karung-karung besar berisi barang bekas dan sering terlihat mengutip botol-botol plastik di pinggir jalan lalu dibawa ke kolong itu,” ujar Herman.
Baca Juga : Penamatan Santri Musthafawiyah Purba Bawa Berkah bagi Pedagang Lokal
Herman menyayangkan kondisi tersebut terus dibiarkan tanpa adanya tindakan tegas dari pihak terkait. Hal yang paling membuatnya heran adalah lokasi tempat tinggal liar tersebut berada sangat dekat dengan fasilitas keamanan negara. Menurutnya, pembiaran ini terasa ironis mengingat adanya aktivitas petugas di sekitar sana.
“Apalagi di bawah Flyover Jamin Ginting itu kan ada Pos Polisi. Saya bingung, kenapa polisi di situ seperti tidak peduli atau menutup mata dengan keadaan tersebut. Padahal pemandangan itu ada tepat di depan mata mereka” lanjut Herman.
Lebih lanjut, Herman berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan. Ia menyarankan agar orang tersebut segera dievakuasi dan diserahkan ke Dinas Sosial Kota Medan untuk mendapatkan pembinaan yang layak, alih-alih dibiarkan hidup luntang-lantung di fasilitas umum yang tidak seharusnya menjadi tempat tinggal.(Febrian)

