Sunday, October 11, 2026

Wawako Padangsidimpuan: Pancasila Bukan Hanya Teks, Tapi Jiwa Bangsa dan Pedoman Hidup

Baca Juga

Wartalive.co.id – Wakil Walikota Padangsidimpuan Harry Pahlevi memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Stadion H.M. Nurdin, Senin (2/6/2025).

Upacara Hari Lahir Pancasila dihadiri Forkopimda Kota Padangsidimpuan dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padangsidimpuan.

- Advertisement -

Upacara Hari Lahir Pancasila juga diikuti pegawai Pemko Padangsidimpuan, perwakilan pelajar, dan organisasi masyarakat.

Baca Juga : Pelaku Kabur, Personel Koramil 01 Batangtoru Amankan Barang Bukti Narkoba

Pada Upacara Hari Lahir Pancasila 2025 ini, BPIP RI mengangkat tema, ‘Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya’.

Pada kesempatan tersebut Wawako Harry Pahlevi membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), Yudian Wahyudi.

Wawako Levi menegaskan, Pancasila bukan sekadar teks historis, melainkan jiwa bangsa yang menjadi pedoman hidup dan bintang penuntun dalam membangun Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“ Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa yang berbeda-beda latar belakangnya. Kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu, ” ucap Levi.

Ia menyoroti pentingnya Asta Cita, delapan agenda prioritas nasional menuju Indonesia Emas 2045, di mana penguatan ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia menjadi fondasi utama pembangunan.

“ Kemajuan tanpa arah ideologis mudah goyah. Tanpa nilai-nilai Pancasila, kemajuan ekonomi berisiko melahirkan ketimpangan, dan kemajuan teknologi bisa berujung pada dehumanisasi, ” lanjutnya.

Pidato tersebut juga menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus ditanamkan secara menyeluruh di berbagai aspek kehidupan: pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital.

Dalam dunia pendidikan, institusi diharapkan menjadi tempat lahirnya generasi cerdas dan berintegritas. Sementara di birokrasi, Pancasila harus tercermin dalam pelayanan publik yang adil dan berpihak pada rakyat.

Dalam sektor ekonomi, pembangunan harus berorientasi pada keadilan sosial, termasuk pemberdayaan UMKM dan koperasi. Di ruang digital, masyarakat diajak menjaga etika dan melawan disinformasi demi menciptakan ruang maya yang sehat.

BPIP disebutkan terus berkomitmen memperkuat ideologi Pancasila melalui berbagai program strategis, seperti pelatihan bagi ASN, penguatan kurikulum Pancasila, serta kolaborasi lintas sektor.

“ Namun, tugas ini tidak bisa dijalankan sendiri. Seluruh elemen bangsa — dari pejabat hingga masyarakat, dari tokoh agama hingga pemuda — harus menjadi pelaku utama pembumian Pancasila, ” tegasnya.

Seusai pelaksanaan upacara, Wawako Levi menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi pengingat kolektif untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika zaman.

“ Kita ingin nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dan menyatu dalam kehidupan masyarakat. Bukan hanya diucapkan saat upacara, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata sehari-hari, termasuk dalam pelayanan publik, interaksi sosial, hingga cara kita bermedia sosial, ” ungkapnya.

Lihat Juga : Arief Tampubolon Minta Kajari Madina Mundur Jika Dugaan Kasus Korupsi Smart Village Tak Terungkap

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Padangsidimpuan untuk menjadi agen pembumian Pancasila di lingkungan masing-masing, terutama generasi muda yang menjadi tumpuan masa depan bangsa.

“ Generasi muda harus menjadi pelopor dalam menghidupkan Pancasila, karena mereka inilah yang kelak akan memimpin bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045, ” tutupnya.(Wan)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya