Wartalive.co.id – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn, memberikan piagam penghargaan kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar atas kontribusinya dalam pengendalian inflasi, pengembangan UMKM, dan perluasan digitalisasi di daerah. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wesly kepada Kepala KPw BI Pematangsiantar, Muqorobin, usai pembukaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematangsiantar di lantai 4 kantor BI, Jalan Adam Malik, Kamis (3/7/2025) pagi.
Dalam sambutannya, Wesly menyampaikan apresiasi atas upaya TPID Pematangsiantar dalam menjaga stabilitas inflasi. Namun ia mengingatkan bahwa kerja keras harus terus dilanjutkan untuk memantau harga pangan, melakukan koordinasi lintas sektor, dan memastikan pengawasan harga pasar berjalan berkelanjutan.
“Lakukan intervensi dengan cek gudang-gudang penyimpanan bahan pokok, sidak pasar, dan kegiatan lain yang dapat mengendalikan inflasi di Kota Pematangsiantar ini,” tegas Wesly.
Baca Juga : Pengurus KONI Pematangsiantar 2025-2029 Resmi Dilantik
Ia menambahkan bahwa HLM TPID merupakan forum penting untuk memperkuat kolaborasi dan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga, yang menjadi faktor penunjang pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, hasil positif pengendalian inflasi hingga triwulan ketiga tahun 2025 menunjukkan bahwa kolaborasi antarinstansi telah berjalan dengan baik. Program-program pengendalian pun disebut semakin intensif dan fokus.
“Untuk itu saya berharap, koordinasi dan sinergi antar instansi yang telah terjalin baik melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah dapat dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan lagi,” katanya.
Wesly juga berharap agar pertemuan tingkat tinggi ini mampu menghasilkan langkah antisipatif dalam menghadapi gejolak harga pangan dan distribusi, sekaligus mendorong kerja sama antar daerah serta menumbuhkan program-program berbasis ketahanan pangan.
“Selamat mengikuti High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Pematangsiantar,” tutup Wesly.
Sementara itu, Kepala KPw BI Pematangsiantar, Muqorobin, dalam sambutannya menjelaskan bahwa HLM TPID rutin digelar setiap tiga bulan sebagai wadah evaluasi dan pemetaan strategi pengendalian inflasi. Ia mengungkapkan bahwa pada Juni 2025, Kota Pematangsiantar mencatat deflasi sebesar -0,18 persen (mtm), sedikit lebih baik dibandingkan Sumut yang mencatat deflasi -0,19 persen, sementara nasional mencatat inflasi 0,19 persen.
Secara tahunan (year on year/yoy), inflasi Pematangsiantar pada periode tersebut berada di angka 3,15 persen. Di sisi lain, Provinsi Sumatera Utara mencatat inflasi 1,25 persen dan nasional 1,87 persen.
Muqorobin menjelaskan bahwa deflasi yang terjadi dipengaruhi oleh kestabilan harga barang kebutuhan pokok, terutama karena ketersediaan stok beras yang melimpah.
“Ini kabar baik. Sentra beras sedang panen dan diprediksi harga beras masih akan stabil,” katanya, sembari menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga ketahanan pangan.
Ia optimistis target inflasi Pematangsiantar sebesar 2,5 persen pada akhir tahun dapat tercapai. Ia juga menyampaikan bahwa kabupaten/kota di wilayah kerja BI Pematangsiantar telah berkomitmen melalui HLM TPID di Parapat sebelumnya, termasuk dengan program Pekarangan Lestari.
“Jadi, mengendalikan inflasi bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga masyarakat. Masyarakat bisa menanam bahan pangan di pekarangan rumah, seperti cabai,” ujar Muqorobin.
Ia juga menekankan pentingnya hilirisasi dan kerja sama antarwilayah untuk mendukung ketahanan ekonomi lokal.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar, Jurist Precisely Sitepu SH MH, dalam kesempatan itu turut menyampaikan peran kejaksaan dalam penguatan kerja TPID. Sambutan juga disampaikan oleh Mayor Inf Prawoto yang mewakili Dandim 0207/Simalungun dan Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Sandi Riz Akbar STrK SIK MH.
Lihat Juga : PKG dan Gerakan Bersih Lingkungan Warnai Upaya Cegah Malaria di Tanjung Beringin
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dari Pemko Pematangsiantar kepada KPw BI Pematangsiantar. Selain itu, dilakukan juga penyerahan Memorandum of Understanding (MoU) TPID kepada Koperasi Rezeki Halal Barokah sebagai mitra kerja dalam pengendalian inflasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat instansi terkait, di antaranya perwakilan Perum Bulog, Kepala BPS Pematangsiantar Agustina Dwiana Paripurnaningrum SSi MM, Kepala KPPN Pematangsiantar Nova Juliana Sianturi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Zainal Siahaan SE MM, Direktur Utama PD Pasar Horas Jaya Bolmen Silalahi, serta Hj Nita Maulida Damanik SE mewakili Koperasi Rezeki Halal Barokah.
Sumber : Pemko Pematangsiantar

